go green
Recent Issues

Polisi Tangkap Dua Pembobol Rekening Modus Ganjal ATM

Polisi Tangkap Dua Pembobol Rekening Modus Ganjal ATM

19 April 2019, 09:00:04

Jakarta -- Polisi menangkap dua pelaku pembobol rekening dengan modus ganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) menggunakan tusuk gigi. Kedua pelaku berinisial G dan AF.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penangkapan keduanya bermula dari laporan korban pada Februari 2019 yang mengaku uang di rekeningnya berkurang padahal tidak melakukan transaksi.

"Setelah dilakukan penyelidikan bahwa kita menemukan pelaku ada empat orang, dua masih DPO, yang kita tangkap G dan AF," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4).

Pelaku G diketahui berperan untuk mengawai situasi di sekitar TKP. Kemudian, pelaku AF berperan sebagai pembuat rekening penampung dan sebagai sopir saat melakukan aksi. Sedangkan dua pelaku yang masuk dalam DPO yakni D dan W.

Setelah penangkapan, kata Argo, penyidik mengorek informasi terkait bagaimana pelaku menjalankan aksinya.

Dari keterangan pelaku, aksi pembobolan itu dilakukan dengan modus mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi. Sedangkan mesin ATM yang disasar oleh pelaku, biasanya berada di minimarket yang sepi pengunjung.

Argo menjelaskan setelah pelaku mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi, pelaku kemudian menunggu korban yang akan menarik uang di mesin tersebut. Setelah korban datang, pelaku kemudian berpura-pura antre di belakang korban.

Saat korban merasa kesulitan untuk memasukkan kartu ATM, pelaku yang sudah menunggu di belakang kemudian berpura-pura memberikan bantuan. Kemudian, pelaku lain yang juga sudah mengantre, akan berusaha mengalihkan perhatian korban.

"Setelah itu korban tidak fokus tanpa sadar kartu ATM diganti, saat korban memasukan kartu yang sudah diganti pelaku menghafal password ATM korban," tutur Argo.

Pelaku kemudian membawa kartu ATM milik korban yang sebelum telah ditukar. Setelahnya, pelaku mela,ukan transaksi menggunakan kartu tersebut di mesin ATM yang berbeda lokasi untuk mengguras isi rekening korban.

Argo mengungkapkan dari penuturan pelaku, diketahui aksi tersebut sudah dilakukan di empat lokasi. Rata-rata pelaku berhasil menguras uang sebanyak Rp15-20 juta per rekening.

"Udah empat kali, ngakunya baru empat kali. Penyidik masih mendalami kembali," ucap Argo.

Lebih lanjut, atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran
27 Mei 2019, 09:00:00

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran Mantan Presiden Sudan, Omar al-Bashir, yang dikudetapada 11 April lalu dilaporkan mulai menjalani proses hukum di pengadilan. Dia dituduh bertanggung jawab atas kematian sejumlah demonstran lantaran tindakan represif aparat keamanan. Dilansir .....

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet
27 Mei 2019, 09:00:00

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet Laporan penetrasi dan perilaku pengguna internet yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat ponsel pintar mendorong pengakses internet. Hingga 2018, ponsel berkontribusi sebesar 93,9 persen pengguna internet, disusul .....