go green
Recent Issues

Kasus Penipuan Bos Maspion, Polisi Tahan Eks Wagub Bali

Kasus Penipuan Bos Maspion, Polisi Tahan Eks Wagub Bali

12 April 2019, 09:00:12

Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali, Kamis (4/4) malam. Sudikerta telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp150 miliar yang dilaporkan bos PT Maspion Group Surabaya, Alim Markus.

"Terkait penahanan saya ini, saya mengikuti proses hukum saja bagaimana," ujar Sudikerta yang tertunduk lesu saat dibawa anggota Polda Bali ke dalam mobil Suzuki Ertiga dengan Nomor Polisi DK-7471-RC itu.

Dikutip dari Antara, Sudikerta yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR pada Pemilu 2019, mengaku dirinya sudah mengajukan penundaan penahanan ke Polda Bali, Senin (1/4).

"Saya tegaskan saya tidak keluar negeri. Ya memang ada rencana ke Jakarta," ujar Sudikerta.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho membenarkan tersangka ditahan di Rutan Polda Bali, karena sudah beberapa kali mangkir untuk proses penyidikan.

"Upaya penahanan ini guna mempercepat proses penyidikan tersangka, karena selama ini Sudikerta sering menghambat proses penyidikan," katanya.

Jajaran Ditreskrimsus memang sudah monitor keberadaan tersangka di Bandara, mengingat Polda Bali telah membentuk tim khusus untuk melacak keberadaan tersangka dan pelaku kejahatan lainnya.

Yuliar menegaskan, Sudikerta memang diagendakan untuk pemeriksaan hari ini di Polda Bali, namun karena mangkir dan keberadaannya diketahui di Bandara, sehingga dilakukan penangkapan.

Sudikerta yang diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini, juga telah dilakukan upaya penyitaan aset miliknya seperti uang ratusan juta dan beberapa harta bendanya.

"Ini masih kami kembangkan terus untuk TPPU nya," katanya.

Terkait kemungkinan tersangka lainnya, Yuliar mengatakan timnya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berjalan.

"Kami tidak memeriksa istri Sudikerta, meski dia datang ke Polda Bali hari ini," ujarnya.

Sudikerta ditetapkan menjadi tersangka karena melakukan tindak pidana penipuan, penggelapan dan pencucian uang atas sebidang tanah kepada PT Maspion Tahun 2013 dengan SHM Nomor 5048/Jimbaran seluas 38.000 meter persegi dan di dekat Pantai Balangan dengan SHM Nomor 16249 seluas 3.300 meter persegi.

Terkait hal itu, SHM Nomor 5048/Jimbaran seluas 38.000 meter persegi merupakan tanah laba pura dan SHM Nomor 16249 seluas 3.300 meter persegi sudah dijual ke PT Dua Kelinci, sehingga disini lah diketahui surat tanah palsunya dan alat gerak yang digunakan tersangka Sudikerta untuk menipu Maspion.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran
27 Mei 2019, 09:00:00

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran Mantan Presiden Sudan, Omar al-Bashir, yang dikudetapada 11 April lalu dilaporkan mulai menjalani proses hukum di pengadilan. Dia dituduh bertanggung jawab atas kematian sejumlah demonstran lantaran tindakan represif aparat keamanan. Dilansir .....

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet
27 Mei 2019, 09:00:00

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet Laporan penetrasi dan perilaku pengguna internet yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat ponsel pintar mendorong pengakses internet. Hingga 2018, ponsel berkontribusi sebesar 93,9 persen pengguna internet, disusul .....