go green
Recent Issues

Thailand Tidak Akan Deportasi Paksa Wanita Saudi

Thailand Tidak Akan Deportasi Paksa Wanita Saudi

09 Januari 2019, 09:00:03

Bangkok: Seorang wanita asal Arab Saudi yang memohon suaka usai mendarat di bandara Bangkok tidak akan dideportasi paksa dari Thailand. Pernyataan disampaikan petinggi otoritas keimigrasian Thailand, Senin 7 Januari 2019.

Rahaf Mohammad al-Qunun mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dirinya lari dari keluarganya. Ia mengaku tidak tahan karena mendapat siksaan fisik dan psikologi di rumahnya.
Menurut penuturan al-Qunun, ia melarikan diri saat berada di Kuwait, dan rencananya hendak mengajukan permohonan suaka di Australia. Ia mengaku takut dibunuh jika direpatriasi otoritas Thailand, yang menghentikannya di bandara Bangkok pada Minggu kemarin.

Insiden terjadi saat Arab Saudi disorot komunitas internasional atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tahun lalu. Kematian Khashoggi menambah gelombang kritik terhadap buruknya penegakan hak asasi manusia di Riyadh.

Kepala Keimigrasian Thailand Surachate Hakparn menyebutkan bahwa al-Qunun ditolak masuk karena tidak memiliki cukup dokumen. Namun satu hari setelahnya, al-Qunun langsung melayangkan permintaan tolong ke komunitas global via Twitter.

"Jika dia tidak mau pergi, maka kami tidak akan memaksanya," ujar Hakparn di bandara Suvarnabhumi, seperti dilansir oleh AFP. Ia mengatakan al-Qunun nantinya akan bertemu perwakilan dari Agensi Pengungsian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).

"UNHCR dan saya akan mendengarkan keinginan dia, termasuk soal permohonan suaka di negara tertentu. Nanti kami akan membantunya," lanjut dia.

Hakparn menambahkan, jika al-Qunun berniat tinggal di Thailand, maka PBB harus dapat memverifikasi legitimasi dari permohonan suakanya.

"Thailand adalah tanah penuh senyuman. Kami tidak akan mengirim seseorang menuju kematiannya sendiri. Kami akan merawat dia sebisa mungkin," ungkap Hakpar


Sumber: MetroNews

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Rezim Maduro Kepung Gedung Parlemen yang Dikuasai Oposisi
23 Mei 2019, 09:00:00

Rezim Maduro Kepung Gedung Parlemen yang Dikuasai Oposisi Pemimpin oposisi sekaligus ketua Majelis Nasional atau parlemen Venezuela, Juan Guaido, menuduh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro memblokade kantornya untuk "membungkam" para penentang. Guaido, yang juga telah mendeklarasikan diri sebagai presiden interim .....

Kemenkes Akan Autopsi Verbal Usut Kematian Petugas KPPS
23 Mei 2019, 09:00:00

Kemenkes Akan Autopsi Verbal Usut Kematian Petugas KPPS Jakarta -- Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyebut pemerintah bakal melakukan autopsi verbal kepada petugas Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal semasa bertugas di Pemilu 2019. Autopsi verbal dilakukan bersama .....