go green
Recent Issues

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Hoaks Surat Suara Tercoblos

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Hoaks Surat Suara Tercoblos

07 Januari 2019, 09:00:00

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menetapkan HY dan LS sebagai tersangka kasus penyebaran kabar bohong alias hoaks tercoblosnya surat suara yang dimuat dalam tujuh kontainer dari China di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"HY dan LS tersangka," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono di Jakarta, Sabtu (5/1).

Dia menerangkan penetapan status tersangka diambil penyidik kepolisian setelah melakukan pemeriksaan selama 1x24 jam.

Meski demikian, lanjutnya, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap HY dan LS karena ancaman jeratan pasal yang disangkakan di bawah lima tahun. Syahar berkata, HY dan LS dijerat dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

"Karena ada salah satu pasal ancaman hukumannya di bawah lima tahun, enggak bisa ditahan," ucap Syahar.

Sebelumnya, HY dan LS ditangkap di dua lokasi berbeda pada Jumat (4/1). HY ditangkap di Bogor, Jawa Barat, sedangkan LS di Balikpapan, Kalimantan Timur.

HY dan LS diduga berperan aktif dalam menerima dan menyebarkan kembali kabar surat suara tercoblos itu melalui aplikasi WhatsApp serta sejumlah media sosial lain.

Kabar hoaks itu berdasarkan rekaman suara orang tak dikenal yang mengatakan ada tujuh kontainer surat suara di Tanjung Priok yang sudah dicoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma ruf Amin.

Merespons kabar itu, KPU melakukan pengecekan ke kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Rabu (2/1) malam. Usai pengecekan itu, KPU menyatakan kabar yang beredar tersebut adalah berita bohong atau hoaks.

Pihak kepolisian juga mendalami percakapan di sebuah grup aplikasi WhatsApp Politik Sabana Minang terkait kasus penyebaran hoaks ini. Penelusuran grup Politik Sabana Minang ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Grup ini diduga menjadi salah satu tempat beredarnya tulisan dan rekaman suara seputar hoaks tercoblosnya surat suara yang dimuat dalam tujuh kontainer dari China di Tanjung Priok.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Rezim Maduro Kepung Gedung Parlemen yang Dikuasai Oposisi
23 Mei 2019, 09:00:00

Rezim Maduro Kepung Gedung Parlemen yang Dikuasai Oposisi Pemimpin oposisi sekaligus ketua Majelis Nasional atau parlemen Venezuela, Juan Guaido, menuduh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro memblokade kantornya untuk "membungkam" para penentang. Guaido, yang juga telah mendeklarasikan diri sebagai presiden interim .....

Kemenkes Akan Autopsi Verbal Usut Kematian Petugas KPPS
23 Mei 2019, 09:00:00

Kemenkes Akan Autopsi Verbal Usut Kematian Petugas KPPS Jakarta -- Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyebut pemerintah bakal melakukan autopsi verbal kepada petugas Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal semasa bertugas di Pemilu 2019. Autopsi verbal dilakukan bersama .....