go green
Recent Issues

Trump Ancam Tutup Pemerintahan AS Hingga Hitungan Tahun

Trump Ancam Tutup Pemerintahan AS Hingga Hitungan Tahun

06 Januari 2019, 09:00:00

Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Donald Trump mengancam akan melanjutkan penutupan pemerintahan hingga hitungan tahun jika permintaan anggarannya untuk pembangunan tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko tak dipenuhi.

Ancaman ini dilontarkan Trump saat membicarakan masalah penutupan pemerintahan dengan sejumlah pejabat Partai Demokrat selaku mayoritas Senat di Gedung Putih pada Jumat (4/1).

"[Trump] mengatakan bahwa dia akan tetap menutup pemerintahan sampai periode yang lama, bulanan atau bahkan tahunan," ujar pemimpin Partai Demokrat di Senat, Chuck Schumer, sebagaimana dikutip CNN.

Ketika ditanya soal kebenaran ucapannya tersebut, Trump menjawab, "Tentu saya mengatakan itu. Saya pikir itu tidak akan terjadi, tapi saya siap."

Dua pejabat anonim mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, Trump bahkan sempat mengancam akan menutup pemerintahan hingga "pemilu selanjutnya" dan menolak negosiasi mengenai tuntutan dana US$5,6 miliar untuk pembangunan tembok yang ia ajukan.

Menurut Trump, tembok itu sangat penting untuk melindungi negara dari gelombang imigran ilegal dan potensi terorisme.
Sementara itu, Demokrat berkeras bahwa pembicaraan mengenai anggaran pembangunan tembok ini hanya bisa dilakukan setelah pemerintahan dibuka kembali.

Di tengah kebuntuan ini, Trump memastikan bahwa para pejabat akan kembali menggelar rapat pada Sabtu (5/1) ini.

Trump akan mengirimkan satu kelompok berisi orang-orang kepercayaannya untuk menghadiri rapat itu, termasuk Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, dan penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner.
Penutupan pemerintahan AS sendiri dapat terjadi jika parlemen tak menyepakati rancangan anggaran tahunan. Dalam situasi seperti ini, kantor-kantor penting dalam pemerintahan tak dapat beroperasi.

Dengan demikian, sekitar 800 ribu pegawai federal tak mendapatkan upah sejak pemerintahan tutup tiga pekan lalu. Sejumlah pegawai sudah mengeluh tak dapat membayar semua tagihan tanpa gaji mereka.

Ketika ditanya mengenai nasib para pegawai federal itu, Trump hanya berkata, "Hal yang penting sekarang adalah perbatasan yang aman karena dengan demikian kita akan aman. Saya yakin mereka setuju dengan apa yang kami lakukan.

Sumber: cnnindonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keluarga Besar Fakultas Hukum UNNAR Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Fakultas Hukum UNNAR Gelar Buka Puasa Bersama

21 Mei 2019, 03:58:22

Momen bulan puasa Ramadhan 1440 Hijriyah dipergunakan oleh Fakultas Hukum (FH) Universitas Narotama (UNNAR) untuk mempererat silaturrahmi antara dosen dan mahasiswa. Hal itu diwujudkan dengan digelarnya acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Fakultas Hukum dan mahasiswa program studi Magister Kenotariatan (MKN), Senin 20 Mei 2019 di Conference Hall. Acara buka puasa tersebut diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan di ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Putra Trump Bersedia Ditanyai Senat soal Intervensi Rusia
22 Mei 2019, 09:00:00

Putra Trump Bersedia Ditanyai Senat soal Intervensi Rusia Donald Trump Jr, putra Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan sudah bersedia untuk memberikan kesaksian kepada Senat mengenai dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan umum 2016 lalu. Seorang sumber mengatakan kepada Reuters .....

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit
22 Mei 2019, 09:00:00

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit Jakarta -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan peta jalan atau Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi syariah di Indonesia. "Saatnya kita bangkitkan potensi ekonomi syariah di .....

Transparansi Teknologi Bitcoin Untungkan Aparat Keamanan
22 Mei 2019, 09:00:00

Transparansi Teknologi Bitcoin Untungkan Aparat Keamanan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) mengatakan pendanaan maupun penggunaan bitcoin untuk terorisme atau melakukan pencucian uang akan menguntungkan aparat hukum untuk menindak. Pasalnya, seluruh transaksi bitcoin berjalan dengan teknologi blockchain yang .....