go green
Recent Issues

Kim Jong-un ingin lebih sering bertemu dengan Moon di 2019

Kim Jong-un ingin lebih sering bertemu dengan Moon di 2019

02 Januari 2019, 09:00:37

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un berjanji ingin bertemu Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in lebih sering lagi tahun depan guna membahas proses denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Menurut Istana Kepresidenan Korsel, Cheongwadae, ungkapan itu diutarakan Kim Jong-un melalui sepucuk surat kepada Moon yang dikirimkan sebagai bentuk ucapan menjelang tahun baru.

"Pemimpin Tertinggi Korut mengungkapkan keinginan yang kuat untuk mengunjungi Seoul sembari melihat situasi di kawasan," ucap juru bicara Moon, Kim Eui-kyeom kepada wartawan di Seoul pada Senin (31/12).

"Pemimpin Kim Jong-un juga mengungkapkan niatnya untuk bertemu dengan Moon lebih sering lagi pada 2019 untuk mencapai perdamaian dan menyelesaikan isu denuklirisasi di Semenanjung Korea bersama-sama."

Kim Jong-un telah bertemu dengan Moon sebanyak tiga kali sepanjang 2018, menyusul perbaikan hubungan Korut-Korsel.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Inter-Korea terakhir pada September lalu di Pyeongyang, Kim Jong-un berjanji akan mengunjungi Seoul untuk membalas undangan Moon dalam waktu dekat.

Menurut Seoul, dalam suratnya, Kim Jong-un mengaku merasa sangat menyesal karena lawatan yang dinanti-nanti itu belum bisa terwujud.

Menyambut surat yang langka itu, Moon mengatakan Kim Jong-un juga menyatakan akan lebih aktif mengimplementasikan kesepakatan, yang telah disetujui dalam KTT sebelumnya dengan Korsel dan Amerika Serikat.

"Saya menyambut niat Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un untuk menyelesaikan bersama masalah denuklirisasi dengan lebih sering bertemu tahun depan," kata Moon melalui pernyataan seperti dikutip AFP.

Meski hubungan Korsel dan Korut membaik dalam setahun terakhir, kedua negara secara teknis masih berperang. Sebab Perang Korea 1950-1953 lalu diakhiri hanya dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Meski begitu, kedua negara sepakat mengurangi personel dan aktivitas militer lainnya di perbatasan sebagai isyarat rekonsiliasi. Sejak KTT Inter-Korea yang pertama pada April lalu, hubungan antar perbatasan kedua negara juga terus meningkat.

Baru-baru ini, Korut dan Korsel juga telah meresmikan proyek penghubungan jalan dan rel kereta api antar-kedua negara.

Sumber : cnnindonesia




print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama

21 Januari 2019, 08:52:23

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Universitas Narotama (UNNAR) dan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya menjalin kerja sama yang diwujudkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement). Penandatanganan MoU dan MoA dilakukan Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan Rektor UNIPA Surabaya Drs. Djoko Adi Walujo, ST, MM, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019
21 Januari 2019, 09:00:02

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019 Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan peraturan baru mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru 2019. .....

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen
21 Januari 2019, 09:00:02

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut 46 persen dari 188 perusahaan pembiayaan (multifinance) memiliki rasio pembiayaan macet (NonperformingFinance/NPF) kurang dari 1 persen. Berarti, sekitar 86-87 multifinance dapat .....