go green
Recent Issues

Polisi Masih Dalami Unsur Pidana Peristiwa Gubeng

Polisi Masih Dalami Unsur Pidana Peristiwa Gubeng

30 Desember 2018, 09:00:21

Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi masih menyelidiki unsur pidana insiden amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya beberapa waktu lalu. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jendral Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya bakal memeriksa sejumlah pihak di antaranya adalah pemerintah setempat dan pengembang.

Dedi mengungkapkan ada banyak pasal yang bisa dikenakan dari ambruknya jalan tersebut. "Apabila nanti di dalam perizinan ada fakta-fakta hukum di situ atau terjadi perbuatan melawan hukum," kata Dedi di Mabes Polri Jakarta, Jumat (28/12).

Dedi menambahkan, tidak menutup kemungkinan para calon tersangka nantinya bisa dijerat juga pasal tindak pidana korupsi. "Jika memang ditemukan ada unsur kerugian negara," lanjut dia.

Untuk pengembang yang bertanggungjawab, kata dia, akan diselidiki dari sisi konstruksi teknis. "Juga terkait pemerintah setempat soal izin, apakah sesuai dengan tahapan prosedur perizinan atau tidak," kata Dedi.

Dedi menambahkan bisa saja kasus ini dikenakan pidana mengenai konstruksi atau bahkan undang undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Indikasi dikenakannya pidana ini bisa dikenakan karena penyalahgunaan wewenang.

"UU tentang konstruksi bangunan. Lalu kalau ada penyalahgunaan kewenangan juga bisa dikenakan pasal tindak pidana korupsi bisa juga kita kenakan TPPU," tegas dia.

Sejauh ini polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi ahli seperti ahli konstruksi, ahli geologi, dan dari laboratorium forensik. Dedi sebelumnya mengatakan polisi mendapat informasi bahwa ada bagian cincin yang harusnya dipasang untuk menguatkan pagar pembatas jalan. Namun karena tidak dipasang, saat hujan tinggi mengakibatkan kadar air yang cukup lembap.

"Itu mengakibatkan penyangga tidak kuat menahan beban dan aliran air. Kemudian terjadilah runtuh," jelas Dedi.

Perbaikan masuk tahap penyempurnaan
Terpisah, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pemulihan bagian Jalan Raya Gubeng kini sudah masuk tahap penyempurnaan.

"Saat ini dua lajur yang difungsikan karena masih proses pemasangan sheet piles (besi pengaman)," katanya di Surabaya, dikutip Antara, Jumat (28/12).

Ia mengatakan secara teori kedua lajur yang sudah difungsikan kembali itu memang aman untuk dilalui kendaraan. Namun dia mengimbau para pengendara tidak berhenti saat melewati bagian jalan itu, karena akan menghambat lalu lintas kendaraan mengingat baru dua dari empat lajur jalan yang mulai dibuka.

Risma menambahkan, aparat pemerintah kota dan polisi akan diturunkan ke kawasan jalan itu untuk mengatur lalu lintas kendaraan.

"Ada poskonya di sini, sama di Jalan Sumbawa sama Jalan Bali. Terus ada kepolisian yang nanti mengarahkan, karena kan menyempit dari empat menjadi dua," kata Risma.

Jalan Raya Gubeng yang sempat ditutup setelah ada bagiannya yang amblas kini sudah bisa diakses dari berbagai arah. Kendaraan beroda dua dan empat, hingga truk sudah melintasi bagian Jalan Raya Gubeng yang sebelumnya amblas.

Sumber : cnnindonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama

21 Januari 2019, 08:52:23

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Universitas Narotama (UNNAR) dan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya menjalin kerja sama yang diwujudkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement). Penandatanganan MoU dan MoA dilakukan Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan Rektor UNIPA Surabaya Drs. Djoko Adi Walujo, ST, MM, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019
21 Januari 2019, 09:00:02

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019 Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan peraturan baru mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru 2019. .....

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen
21 Januari 2019, 09:00:02

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut 46 persen dari 188 perusahaan pembiayaan (multifinance) memiliki rasio pembiayaan macet (NonperformingFinance/NPF) kurang dari 1 persen. Berarti, sekitar 86-87 multifinance dapat .....