go green
Recent Issues

Wakil Rais Aam PBNU Minta Polri Tahan Ahok Agar Tak Ada Demo 2 Desember

Wakil Rais Aam PBNU Minta Polri Tahan Ahok Agar Tak Ada Demo 2 Desember

28 November 2016, 08:51:46

SURABAYA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Polri untuk menahan tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, seperti halnya kasus serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Polisi biasanya langsung menahan tersangka penistaan agama untuk menahan amarah umat beragama. Namun bila sebaliknya, gerakan aksi bela agama terus berlanjut seperti demo 2 Desember 2016. Karena kemarahan umat bisa semakin bergejolak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, kepada sejumlah wartawan usai menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV PKB Jawa Timur di Hotel Shangrilla, Surabaya. “Jika Ahok ditahan, tidak akan ada demo 2 Desember 2016 mendatang. Imbauan ini sudah saya sampaikan pada Kapolri saat saya menjadi saksi ahli, sebelum Ahok ditetapkan tersangka,” terang Miftah, Minggu (27/11/2016). Menurut mantan Rais Syuriah PWNU Jatim itu, Islam di Indonesia merupakan ahlusunnah wal jamaah. Tetapi jika disentuh masalah sensitif, maka akan bergerak. Umat Islam akan terganggu ketenangannya kalau dilecehkan dan remehkan. “Kami berharap polisi menahan Ahok, sama dengan kasus penistaan agama yang pernah terjadi sebelumnya. Tersangka langsung ditahan untuk meredam amarah umat,” ungkapnya. Ia menambahkan, PBNU juga tetap menghimbau kepada warga nahdliyin agar tidak ikut demo 2 Desember 2016. Karena PBNU sudah menyerahkan kasus penistaan agama tersebut pada polisi supaya diproses.

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Dosen UNNAR Adakan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Bagi Pelajar Dosen UNNAR Adakan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Bagi Pelajar

11 Desember 2018, 08:16:10

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak hanya memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak yang buruk. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali dengan pengetahuan akan internet sehat dengan literasi media sehingga dapat mengenali ciri-ciri berita hoax, dan penerima berita dapat mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dalam mengambil makna dari suatu berita. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Suwardi, SH, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News