go green
Recent Issues

Lima Pemimpin Negara Berusia Muda

Lima Pemimpin Negara Berusia Muda

01 November 2016, 09:00:17

USIA muda tentu bukan halangan bagi seseorang untuk menjadi pemimpin, apalagi pemimpin sebuah negara baik itu kepala negara mau pun kepala pemerintahan. Meski begitu, setiap negara memiliki syarat usia minimal bagi seseorang untuk menjadi kepala negara atau kepala pemerintahan.
Amerika Serikat (AS), contohnya. Negeri Paman Sam menetapkan usia minimal 35 tahun bagi seorang kandidat Presiden pada tahun pemilihan berjalan. Indonesia juga menetapkan 35 tahun sebagai usia minimal seorang calon Presiden.

Berikut lima kepala negara atau kepala pemerintahan yang masih berusia muda (di bawah 50 tahun) pada 2016:

1. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un

Menempati urutan pertama adalah putra dari Kim Jong-il ini. Jong-un ditunjuk sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan Korea Utara (Korut) pada 2011. Jong-un lahir pada 8 Januari 1984. Dengan demikian, anak bungsu Kim Jong-il itu masih berusia 32 tahun pada 2016.
Usia muda tidak menghalangi Jong-un untuk menjadi salah satu pemimpin berpengaruh di dunia. Sosoknya sangat dihormati oleh warga Korut. Kim Jong-un bahkan dianggap sebagai diktator termuda saat ini.
Mata dunia pun tak luput menyorot kiprah Jong-un. Ketua Partai Pekerja Korea itu bersikeras melanjutkan program nuklir serta uji coba rudal jarak jauhnya. Jong-un seakan tidak peduli dengan sejumlah sanksi serta kecaman dari dunia internasional terhadap programnya itu.

2. Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad al Thani

Putra dari Syeikh Hamad bin Khalifa al Thani ini ditunjuk menjadi Emir Qatar kedelapan pada 25 Juni 2013 menggantikan sang ayah yang mengundurkan diri. Penunjukan tersebut seakan menjadi kado ulang tahun terindah bagi Syeikh Hamad yang saat itu berusia 33 tahun.
Pria kelahiran Doha pada 3 Juni 1980 itu adalah putra keempat dari Syeikh Hamad bin Khalifa al Thani. Syeikh Tamim pernah menempuh pendidikan militer di Akademi Militer Kerajaan Inggris di Sandhurst dan lulus pada 1998. Ia langsung dianugerahi pangkat Letnan Kedua dalam Angkatan Bersenjata Qatar usai lulus dari Sandhurst.
Kiprah paling dikenal dari Syeikh Tamim adalah minatnya yang tinggi di bidang olahraga. Pria yang kini berusia 36 tahun itu mendirikan Qatar Sports Investment pada 2005. Konsorsium tersebut kini adalah pemilik klub sepakbola Prancis Paris Saint Germain. Syeikh Tamim juga anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan salah satu tokoh di balik penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

3. Raja Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck

Pria kelahiran 21 Februari 1980 ini adalah Druk Gyalpo atau Raja Naga kelima dari Kerajaan Bhutan. Ia naik tahta pada 9 Desember 2006 di usia 26 tahun untuk menggantikan sang ayah Jigme Singye Wangchuck. Meski begitu, Jigme Khesar baru dinobatkan secara resmi pada 1 November 2008.
Jigme Khesar menempuh pendidikan tinggi di Magdalen College, University of Oxford, Inggris, dalam program studi Hubungan Internasional. Jigme Khesar juga pernah mewakili Bhutan dalam Sidang Tahunan Majelis Umum PBB pada 8 Mei 2002.
Pada 12-13 Juni 2006, Jigme menghadiri peringatan 60 tahun bertahtanya mendiang Raja Bhumibol Adulyadej di Bangkok, Thailand. Wajahnya yang tampan menarik perhatian kaum hawa di Negeri Gajah Putih. Tak pelak, media-media Thailand memberi julukan Prince Charming atau Pangeran Berkharisma.

4. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau

Pria kelahiran 25 Desember 1971 ini adalah anak sulung dari mantan PM Kanada Pierre Trudeau. Justin Trudeau terpilih sebagai PM Kanada sejak 2015 pada usia 43 tahun. Pria tampan ini baru berkecimpung di dunia politik pada 2008 setelah wafatnya sang ayah.
Justin meraih gelar sebagai sarjana pendidikan dari University of British Columbia, Vancouver, Kanada, pada 1998. Ia kemudian menetap di kota tersebut dan mendapat pekerjaan sebagai seorang guru mata pelajaran Bahasa Prancis dan Matematika di West Point Grey Academy.
Jalan hidup kemudian membawa Justin Trudeau menjadi seorang aktor untuk mini seri `The Great War` pada 2007. Ia tampil dalam dua episode mini seri yang mengisahkan keterlibatan Kanada dalam Perang Dunia I. Dua tahun kemudian Trudeau terpilih sebagai anggota DPR Kanada untuk mewakili Papineau pada 2009 hingga terpilih sebagai PM enam tahun kemudian.

5. Presiden Republik Demokratik Kongo Joseph Kabila

Pria kelahiran 4 Juni 1971 itu ditunjuk sebagai Presiden Republik Demokratik Kongo pada 26 Januari 2001, sepuluh hari setelah pembunuhan sang ayah Laurent-Desire Kabila, pada usia 29 tahun. Ia kemudian terpilih sebagai presiden dalam pemilihan umum 2006 dan terpilih kembali untuk periode kedua pada 2011.
Joseph Kabila memiliki saudari kembar bernama Jaynet Kabila. Joseph menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di sekolah yang didirikan pemberontak Kongo di Tanzania. Sebab, sang ayah Laurent-Desire Kabila adalah pemimpin pemberontakan terhadap Mobutu Sese Seko, pemimpin Zaire –nama Kongo dahulu.
Meski berusia muda dan sempat dianggap tidak berpengalaman, nyatanya Joseph Kabila sukses menghentikan perang saudara dengan menandatangani perjanjian damai dengan kelompok pemberontak. Perjanjian Damai 2002 itu sekaligus mengakhiri Perang Saudara Kongo jilid II dan tetap mempertahankan posisinya sebagai presiden. Sayang, sesuai konstitusi yang disahkan pada 2006, Joseph Kabila harus turun tahta pada 2016 karena sudah melewati dua periode.

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Kuliah Umum Cyber Security Bersama CEO INSig2 IT Company Kuliah Umum Cyber Security Bersama CEO INSig2 IT Company

15 November 2018, 00:54:20

Untuk menambah wawasan mahasiswa asing Yaman di Universitas Narotama (UNNAR) tentang cyber security dan digital forensic, UNNAR menghadirkan CEO INSig2 IT Company Mr. Goran Oparnica dan President IN2 Kroasia Ante Mandic memberikan kuliah umum “Intro to Cyber Security and Digital Forensics” pada Jumat (9/11/2018) di ruang kelas internasional gedung C. Kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali bagi mahasiwa asing UNNAR selama ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News