go green
Recent Issues

Pengusaha Diminta Banyak Serap Lulusan SMK di Pelatihan Vokasi

Pengusaha Diminta Banyak Serap Lulusan SMK di Pelatihan Vokasi

27 Mei 2019, 09:00:00

Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang tadi menggelar rapat terbatas (ratas) mengenai Pendidikan dan Pelatihan Vokasi. Ratas dilakukan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat. Hasil ratas menitikberatkan pada keterlibatan pengusaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai rapat, Kamis (16/5/2019).
"Intinya kita mengkoordinasikan seluruh potensi dari pengembangan SDM kita, sehingga ke depan biar bisa lebih konkret. Salah satu yang akan kita dorong adalah bagaimana kita optimalisasi pelibatan perusahaan. Mereka bisa ikut lah di dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM kita," kata Hanif.

Kata dia pihaknya bakal mencoba memetakan ketersediaan SDM, misalnya SMK, BLK, dan lembaga-lembaga pelatihan kerja lainnya. Dari situ akan dilihat sertifikasinya seperti apa, kapasitas dari masing-masing lembaga itu berapa banyak. Itu akan dicocokkan dengan industri yang siap menampung SDM tersebut.
"Nanti akan kita lanjutkan dengan memetakan dari sisi demand side-nya, misalnya sektor apa yang butuh, profesinya apa, dan segala macam. Setelah itu, baru kita cari terobosan yang bisa digenjot," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini beberapa perusahaan sudah dilibatkan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM.
"Jadi kalau vokasi kan link and match itu kerja sama antara industri dengan SMK seperti yang sudah dilaksanakan, itu kita perdalam fasilitasi dan kesiapannya," ujarnya.
"Sedangkan yang politeknik itu kemarin ada beberapa industri sudah membangun politeknik, seperti Indorama mereka sudah buat. Kemudian juga yang baru kemarin groundbreaking itu Astra. Nah tentu model seperti ini kita replikasi di tempat lain," ujarnya.

Dalam rangka melibatkan perusahaan, Airlangga mengatakan pemerintah menyiapkan insentif bagi pengusaha, salah satunya di sektor perpajakan.
"Mereka kalau ada kebutuhan mereka akan bangun (politeknik), pemerintah fasilitasi, salah satunya fasilitas perpajakan," tambahnya.



Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....