go green
Recent Issues

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi

19 Juni 2019, 09:00:02

Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6).

Melalui sebuah pernyataan pada Selasa (18/6), Hamas memuji pengaruh Mursi sebagai pemimpin semasa hidupnya.
"Perjuangan panjang Mursi dihabiskan untuk melayani Mesir dan rakyatnya, terutama perjuangan terhadap Palestina," bunyi pernyataan Hamas.


Eks presiden itu merupakan sekutu dekat Hamas selaku perpanjangan tangan gerakan Ikhwanul Muslimin, organisasi yang pernah dipimpin Mursi dan telah dilarang di Mesir.
Setelah penggulingan Mursi pada 2013, Hamas memiliki relasi yang tegang dengan presiden Mesir selanjutnya, Abdel Fattah al-Sisi. Namun kemudian, relasi Hamas dan Mesir membaik.
Selain Hamas, sejumlah sekutu Mursi lainnya, seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, juga turut mengucapkan belasungkawa atas kematian Presiden Mesir ke-5 itu.

Erdogan menyalahkan "tirani" mesir atas kematian presiden sipil pertama yang terpilih secara demokratis itu. "Sejarah tidak akan melupakan tirani yang menyebabkan kematiannya dengan memenjarakannya dan mengancamnya dengan eksekusi," ujar Erdogan dalam pidato di Istanbul yang disiarkan di televisi nasional Turki.

Mursi meninggal karena serangan jantung saat menghadiri persidangan terkait tuduhan spionase di Pengadilan Kairo. Mengutip petugas medis, stasiun televisi pemerintah Mesir melaporkan Mursi memang telah lama mengidap tumor jinak.
Jaksa penuntut umum mengatakan Mursi sempat jatuh pingsan dalam kurungan terdakwa di ruang sidang tak lama setelah berbicara. Ia lalu dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 16.50 waktu setempat. Sebelumnya, Ikhwanul Muslimin juga menyalahkan Mesir atas "kematian perlahan yang disengaja" Mursi.
"(Otoritas Mesir) memasukkannya ke sel isolasi. Mereka menahan obat-obatan dan memberinya makanan yang menjijikkan. Mereka tidak memberinya hak asasi yang paling mendasar," demikian pernyataan Partai Kebebasan dan Keadilan bentukan Ikhwanul Muslimin.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswi Prodi Hukum UNNAR Raih Medali Perunggu `20th Milo International Karate Championship` di Kuala Lumpur, Malaysia Mahasiswi Prodi Hukum UNNAR Raih Medali Perunggu `20th Milo International Karate Championship` di Kuala Lumpur, Malaysia

17 Juli 2019, 03:59:13

Jasmine Michella, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Narotama (UNNAR) berhasil meraih medali Perunggu pada `20th Milo International Karate Championship` yang diselenggarakan pada 6-7 Juli 2019 di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia. Jasmine merupakan satu dari 15 atlet tim karate NTT ke Malaysia. 20th Milo International Karate Championship tersebut mempertandingkan kelas mulai dari Kata Perorangan, Kata Beregu, dan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Sebanyak 52 Gempa Susulan Terjadi di Halmahera, 1 Orang Tewas
17 Juli 2019, 09:00:11

Sebanyak 52 Gempa Susulan Terjadi di Halmahera, 1 Orang Tewas Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi 52 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) di kawasan Halmahera Selatan. Sebanyak 28 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat. "Berdasarkan .....