go green
Recent Issues

TNI AL Sergap Pembajak KM Mina Sejati di Laut Kepulauan Aru

TNI AL Sergap Pembajak KM Mina Sejati di Laut Kepulauan Aru

21 Agustus 2019, 09:00:00

Jakarta -- Identitas tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembajakan dan perampokan di atas KM Mina Sejati sudah terungkap setelah KRI Lada-521 dari jajaran TNI AL mencoba menyergap mereka di tengah laut.

Seperti dilansir Antara, Minggu (18/8) malam, Kepala Kantor Badan SAR Nasional Cabang Ambon Muslimin menjelaskan sesuai informasi yang diterima pihaknya, para pembajak itu adalah NH alias Nurul (Masinis), FDL alias Ferri, dan QIM alias Qersim.

Tiga pembajak itu, kata Muslimin, adalah anak buah kapal (ABK) di KM Mina Sejati. Aksi pembajakan itu mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIT, Sabtu (17/8).

Aksi pembajakan itu terjadi di perairan laut Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

"Informasi yang kami terima dari Kantor Koordinator Pos SAR Tual bahwa KM Mina Sejati yang dinakhodai Ko Awi diduga dibajak oleh tiga orang anak buah kapalnya sendiri," kata Muslimin di Ambon.

Dari informasi yang diterima, kata dia, dalam kapal itu terdapat 30 orang penumpang. Namun saat terjadi insiden pembajakan, sembilan orang menceburkan diri ke laut, di mana dua di antarnya ditemukan telah tewas.

"Tujuh orang lainnya ditemukan selamat oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan posisinya berdekatan dengan KM Mina Sejati," kata Muslimin.

Sejauh ini, sambung Muslimin, belum diketahui hasil penyergapan TNI AL itu termasuk nasib 18 orang yang masih ada di atas kapal.

"Sejak [Minggu] pagi tadi telah diberangkatkan kapal perang TNI AL dari Dobo menuju lokasi yang dimaksud, namun Kantor SAR Nasional Tual saat ini siaga menunggu perkembangan. Kalau ada permintaan untuk evakuasi korban akan kami berangkatkan tim SAR gabungan dari Tual," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme
22 September 2019, 09:00:01

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme Jakarta -- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus ada indikasi donasi yang digalang lembaga kemanusiaan justru diselewengkan untuk pendanaan terorisme. Penggalangan dana juga dilakukan melalui media sosial. Koordinator Riset .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....