go green
Recent Issues

AS Sebut Senjata Pemusnah Massal Korut Langgar Resolusi PBB

AS Sebut Senjata Pemusnah Massal Korut Langgar Resolusi PBB

12 Juni 2019, 09:00:00

Amerika Serikat menganggap keseluruhan program senjata pemusnah massal (WMD) Korea Utara melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Saya rasa semua program WMD Korea Utara bertentangan dengan resolusi DK PBB," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (28/5).

Namun, Ortagus memastikan bahwa AS ingin hubungan antara Presiden Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, terjalin baik agar negosiasi untuk mengakhiri program WMD Korut berjalan mulus.
"Kami sudah katakan berulang kali dan kami akan terus menekankan bahwa sanksi ekonomi akan tetap diterapkan sampai kesepakatan tercapai," ucap Ortagus.
Ortagus melontarkan pernyataan ini tak lama setelah Trump berkicau melalui Twitter bahwa Korut menguji coba "senjata kecil yang mengganggu beberapa orang, tapi saya tidak."
"Saya yakin Kim akan menepati janjinya kepada saya," katanya.

Kicauan Trump ini membuat sejumlah pihak bertanya-tanya karena ia dianggap menyindir Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, yang sebelumnya menyatakan bahwa uji coba rudal Korut melanggar resolusi PBB.
Geram, Korut pun membalas pernyataan itu dengan menyatakan bahwa Bolton adalah sampah masyarakat dan "maniak perang."
Selisih pendapat ini menimbulkan keraguan sebagian pihak akan kemampuan AS untuk bernegosiasi dengan Korut terkait denuklirisasi.

Trump memang sempat membawa asa denuklirisasi ketika bertemu untuk pertama kalinya dengan Kim di Singapura pada pertengahan tahun lalu.
Namun, dalam pertemuan kedua mereka di Hanoi pada Februari lalu, Trump dan Kim tak mencapai kesepakatan apa pun.
Korut pun mulai berulah hingga akhirnya dua pekan lalu, mereka menguji coba rudal jarak menengah, membuat perundingan denuklirisasi kembali di ujung tanduk.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Kendala Bahasa Jadi Penyemangat Mahasiswa UNNAR Jalani `Student Exchange` di Taiwan Kendala Bahasa Jadi Penyemangat Mahasiswa UNNAR Jalani `Student Exchange` di Taiwan

19 Juli 2019, 08:05:41

Ulfa Alvianti dan Firman Ardiansyah, mahasiswa Universitas Narotama (UNNAR) yang baru saja pulang dari student exchange mereka di National University of Kaohsiung (NUK) Taiwan selama 1 semester, membagikan cerita dan pengalamannya. Mereka berdua tampak ceria meskipun ternyata mereka sempat mengalami beberapa kesulitan selama di Taiwan. “Kesulitannya sebagian besar adalah karena faktor bahasa. Meskipun di kelas semuanya menggunakan bahasa Inggris, tapi kami ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

BI Optimis Bank Segera Pangkas Bunga Kredit
19 Juli 2019, 09:00:03

BI Optimis Bank Segera Pangkas Bunga Kredit Jakarta -- Bank Indonesia (BI) optimistis Perbankan segera ikut menurunkan bunga kredit usai keputusan penurunan suku bunga acuan yang diambil pada hari ini, Kamis (18/7). Transmisi penurunan bunga diharapkan mampu .....

Airlangga Sebut Target Investasi Mobil Listrik Capai Rp100 T
19 Juli 2019, 09:00:00

Airlangga Sebut Target Investasi Mobil Listrik Capai Rp100 T

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Kamis (18/7), mengungkap, total investasi dari dua produsen otomotif, Toyota dan Hyundai, yang bakal diberikan ke Indonesia .....