go green
Recent Issues

Disdik Bandung Bakal Bahas Perwal yang Rugikan Guru Honorer

Disdik Bandung Bakal Bahas Perwal yang Rugikan Guru Honorer

14 Mei 2019, 09:00:01

Dinas Pendidikan Kota Bandung segera menggelar rapat khusus untuk membahas honorarium guru dan tenaga administrasi sekolah (TAS) non PNS atau honorer.

Hal itu merespon aspirasi dari para guru dan TAS non PNS terkait Perwal Nomor 014/2019 tentang tata cara pemberian honorarium peningkatan mutu bagi guru dan tenaga administrasi sekolah dan non pegawai negeri sipil. Perwal tersebut dianggap merugikan oleh para guru honorer.
"Kita merespon setiap masukan dan siap menindaklanjuti sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Selanjutnya akan dirapatkan dan dibahas secara khusus secepat mungkin," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar dalam rilis yang diterima, Minggu (12/5/2019).

Dia memastikan akan selalu terbuka dan menampung setiap aspirasi dari guru dan TAS honorer di Kota Bandung. Hal itu menurutnya sebagai bentuk perhatian Disdik Kota Bandung kepada guru dan TAS honorer.
"Intinya kami dari Disdik maupun Pemkot Bandung memastikan mereka tetap mendapat perhatian," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung mendesak Wali Kota Bandung Oded M Danial merevisi Perwal tentang guru honorer. Para guru honorer mengancam akan mendaftarkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila Perwal tak diubah.

Ketua FAGI Iwan Hermawan menuturkan kemunculan Perwal Kota Bandung nomor 14/2019 dianggap merugikan ribuan guru honorer di Kota Bandung. Sebab, dalam Perwal tersebut ada pengklasifikasian penerima honor dan bantuan dari pemerintah.
"Akibat Perwal itu, ada ketidak adilan, ada reaksi guru khususnya yang biasanya dapat jadi tidak dapat. Jumlahnya 1.500 guru dari keseluruhan guru honorer," ucapnya.



Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme
22 September 2019, 09:00:01

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme Jakarta -- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus ada indikasi donasi yang digalang lembaga kemanusiaan justru diselewengkan untuk pendanaan terorisme. Penggalangan dana juga dilakukan melalui media sosial. Koordinator Riset .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....