go green
Recent Issues

Polisi Tangkap Pelajar SMP Pelempar Petasan ke Mapolda Riau

Polisi Tangkap Pelajar SMP Pelempar Petasan ke Mapolda Riau

16 Mei 2019, 09:00:02

Jakarta -- Dua pelajar sekolah menengah pertama di Kota Pekanbaru, Riau berurusan dengan kepolisian setelah mereka melempari Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau dengan petasan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Fadly Munzir Ismail mengatakan dua remaja masih di bawah umur yang berinisial IV dan WH tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

"Tadi kami ada mengamankan dua orang pelajar SMP, mereka melempari Mapolda dengan mercon," kata Fadly, Jumat (10/5) dini hari WIB seperti dikutip dari Antara.

Aksi tidak terpuji itu dilakukan dua remaja tersebut pada Kamis (9/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Fadly mengatakan dua remaja itu diamankan oleh anggotanya yang kebetulan melintas sesaat kedua bocah itu melempari Mapolda Riau yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru dengan petasan.

Belum diketahui jelas motif dua ABG tersebut melempar petasan ke Mapolda Riau. Namun, Fadly menduga aksi itu buntut dari upaya Polda Riau yang melakukan razia kendaraan bermotor secara masif pada Kamis malam hingga Jumat dinihari.

Ratusan kendaraan bermotor didominasi roda dua diangkut tim gabungan Polda Riau dalam operasi tersebut. Rata-rata kendaraan bermotor itu terlibat kegiatan tidak positif dan cenderung membahayakan, seperti balap liar dan lainnya.

"Kemungkinan mereka tidak senang atau tidak terima dengan kegiatan yang kami lakukan malam ini," ujarnya.

Sementara itu, razia yang melibatkan Ditlantas Polda Riau bersama dengan Satuan Brigade Mobil Polda Riau mengamankan ratusan kendaraan bermotor di sejumlah lokasi di Pekanbaru.

Kendaraan yang terjaring razia itu rata-rata dikendarai remaja dengan cara ugal-ugalan hingga balapan liar. Motor tersebut langsung dilakukan penilangan dan baru akan dilepas setelah Lebaran. Tujuannya agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

Fadly mengatakan kegiatan razia itu dilakukan seiring peningkatan aksi kriminalitas, yang puncaknya terjadi aksi pengeroyokan hingga berujung kematian seorang remaja sesama anggota geng motor.

"Beberapa hari belakangan angka kriminal yang dilakukan oleh pelajar meningkat. Seperti kemarin terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh remaja dibawah umur, yang diduga merupakan anggota geng motor," ujarnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Kemenristekdikti Tetapkan Universitas Narotama Peringkat 83 PTN dan PTS se-Indonesia Kemenristekdikti Tetapkan Universitas Narotama Peringkat 83 PTN dan PTS se-Indonesia

20 Agustus 2019, 00:37:16

Universitas Narotama (UNNAR) memperoleh kado istimewa pada malam menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia dalam Siaran Pers Nomor: 147/SP/ HM/BKKP/VIII/2019 tanggal 16 Agustus 2019, mengumumkan bahwa UNNAR menempati peringkat 83 (100 besar) dari 4.000 lebih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia. Peringkat 83 (PTN-PTS) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kawasan Hutan di Lereng Gunung Merapi Terbakar
20 Agustus 2019, 09:00:00

Kawasan Hutan di Lereng Gunung Merapi Terbakar Jakarta -- Kawasan hutan lereng Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terbakar pada Minggu (18/8) malam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan berdasarkan informasi .....