go green
Recent Issues

Saudi Sebut 2 Kilang Minyak Rusak Diserang Drone

Saudi Sebut 2 Kilang Minyak Rusak Diserang Drone

19 Mei 2019, 09:00:01

Pemerintah Arab Saudi menyatakan kilang minyak mereka rusak akibat serangan pesawat nirawak (UAV/drone) bersenjata. Diduga hal itu dilakukan oleh pemberontak Houthi di Yaman.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (14/5), Menteri Energi Saudi, Khalid al-Falih, menyatakan serangan itu merusak dua kilang minyak yang menyebabkan kebakaran. Namun, dia menyatakan kondisi itu tidak mengganggu pasokan minyak.
"Serangan ini membuktikan kita harus menghadapi teroris, termasuk milisi Houthi di Yaman yang dibantu Iran," kata Falih.
Akibat serangan itu, perusahaan energi Saudi, ARAMCO, memutuskan menghentikan sementara aliran minyak pada jalur pipa Timur-Barat yang dijuluki Petroline. Pipa itu adalah jalur utama untuk mengirim minyak mentah dari pelabuhan Yanbu menuju tangki penampungan di Bab al-Mandeb.

Kelompok pemberontak Houthi mengakui telah meluncurkan serangan udara menggunakan pesawat nirawak terhadap objek vital Arab Saudi.
"Tujuh drone dikerahkan untuk menyerang basis instalasi vital Saudi," demikian bunyi laporan stasiun televisi Al Masirah TV milik pemberontak Houthi.
Houthi selama ini memang telah berulang kali meluncurkan serangan drone dan rudal terhadap Saudi.
Saudi telah memimpin koalisi militer untuk berperang membantu pemerintah Yaman memberangus Houthi sejak 2015 lalu. Selain Saudi, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lainnya juga tergabung dalam koalisi tersebut.

Sementara itu, pemberontak Houthi selama ini disebut-sebut mendapat dukungan Iran dalam perang sipil tersebut. Namun, Houthi membantah tudingan tersebut.
Arab Saudi bersama Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lainnya telah berperang di Yaman sejak Maret 2015 untuk membantu pemerintah setempat mengusir pemberontak Houthi.

Sejak melakukan perlawanan, Houthi mengendalikan sebagian besar wilayah di utara Yaman, termasuk Ibu Kota Sanaa.
Perang terus menghancurkan infrastruktur Yaman dan menyebabkan sebagian besar penduduknya menderita kelaparan dan terjangkit wabah kolera.

Hingga akhir 2018, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 56 ribu orang tewas dalam perang sipil di Yaman tersebut.
Konflik Yaman disebut sebagai perang proxy antara Saudi dan Iran yang merupakan musuh bebuyutannya di kawasan Teluk.


Sumber: < a href="https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190514194518-120-394868/saudi-sebut-2-kilang-minyak-rusak-diserang-drone">CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....