go green
Recent Issues

Empat Fintech Lending Kantongi Izin dari OJK

Empat Fintech Lending Kantongi Izin dari OJK

26 Mei 2019, 09:00:01

Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin kepada empat perusahaan layanan pinjaman online berbasis peer to peer (P2P lending)berdasarkan Surat Keputusan OJK tertanggal Rabu, (15/5). Dengan tambahan ini, maka tercatat ada lima fintech lending yang telah mengantongi izin dari OJK.

Keempat fintech lending tersebut antara lain, PT lnvestree Radhika Java (Investree), PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dan PT Creative Mobile Adventure (KIMO). Sebelumnya, otoritas telah memberikan izin kepada PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas).

Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengatakan pemberian izin itu menandakan kredibilitas industri fintech lending. Ke depannya, ia berharap pemberian izin ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor kepada bisnis fintech lending. Empat fintech lending tersebut mewakili masing-masing model bisnis, baik dari pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), ritel, konsumtif, dan penjualan pulsa.

"Momentum ini ini menjadi momentum yang paling penting sebagai titik awal kepercayaan industri fintech lending," katanya, Kamis (15/5).

Ia menuturkan proses pengurusan izin membutuhkan waktu hingga dua tahun sejak keempat fintech tersebut resmi terdaftar di OJK. Meski memakan waktu hingga dua tahun, ia menilai rentang waktu itu terbilang cepat.

Sebab, industri fintech merupakan industri yang baru berkembang sehingga membutuhkan banyak penyesuaian baik dari sisi regulasi maupun implementasi di lapangan. Salah satu tantangan yang dihadapi fintech lending dalam memperoleh izin dari OJK adalah mendapatkan sertifikat ISO 27001.

"Kami melakukan seluruh kegiatan sesuai aturan dan kami melakukan proses yang panj ang sehingga tidak mudah. Jadi, kami ingin menyampaikan pesan baik bagi pemberi pinjaman maupun penerima pinjaman untuk meyakini dan memastikan menggunakan platform fintech lending yang terdaftar di OJK," tuturnya.

Ia mengungkapkan masih ada 108 fintech lending yang statusnya masih terdaftar di OJK. Sedangkan total perusahaan fintech lending yang menjadi anggota AFPI sebanyak 113 perusahaan, dimana lima diantaranya telah mendapatkan izin resmi OJK. Ke depan, lanjutnya, AFPI akan membentuk sebuah working group (kelompok kerja) yang bertujuan untuk mendorong 108 fintech tersebut untuk mendapatkan izin resmi OJK.

Dalam kesempatan yang sama, Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi menyatakan lewat status berizin resmi dari OJK, maka perusahaan akan makin percaya diri untuk memperluas pasar dan mengembangkan bisnis. Terlebih, saat menjalin kemitraan bisnis dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perbankan, asuransi, dan jasa keuangan lainnya.

"Jadi kolaborasi dengan industri jasa keuangan lainnya seperti bank dan asuransi mereka lebih confidence (percaya) dengan statusnya sudah berizin, kalau terdaftar kan masih ada syarat yang harus dipenuhi," tuturnya.

AFPI mencatat, hingga Maret 2019 penyaluran pembiayaan fintech lendingmencapai Rp33 triliun. Khusus untuk keempat fintech lending tersebut yakni, Amarta telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 triliun serta memiliki nasabah sebanyak 230 ribu kelompok usaha dan Dompet Kilat telah menyalurkan Rp10 miliar kepada 20 ribu konsumen aktif.

Lebih lanjut, Inevestree telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp2 triliun kepada lebih dari 4.000 borrower (peminjam) dan 66 ribu pemberi pinjaman. Sedangkan, Kimo tercatat telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp1 triliun dan memiliki 10 ribu outlet terdaftar.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....