go green
Recent Issues

Melirik Sejarah Pasukan Pertahanan Israel (IDF)

Melirik Sejarah Pasukan Pertahanan Israel (IDF)

05 Agustus 2014, 09:00:15

TEL AVIV Memanasnya serangan Israel tidak lepas dari peran Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang melancarkan gempuran terhadap Gaza. Pasukan ini kerap menjadi aktor penting dalam melakukan eksekusi terhadap sejumlah pejuang Palestina.

Melansir dari Time, Sabtu (2/8/2014), IDF didirikan pada Mei 1948 oleh Menteri Pertahanan Israel David Ben-Gurion. Sejumlah pria dan wanita yang menjadi anggota IDF merupakan tentara yang paling terlatih di dunia. Mereka dilatih dengan operasi darat, laut dan udara dengan tujuan untuk melindungi Israel.

Berdasarkan sejarah, Israel berhasil memenangkan perang melawan Arab pada 1948 atau yang dikenal dengan nama perang enam hari. Di mana Israel berhasil memukul mundur pasukan sekutu Mesir dari wilayahnya.

Saat ini wajah dari pasukan Israel berubah secara pesat dalam beberapa dekade. IDF pun sudah mulai memanfaatkan teknologi yakni media sosial untuk menyebarkan doktrin politiknya terhadap sejumlah orang yang ada di dunia khususnya terhadap konflik di Gaza.

Sejauh ini mereka telah memiliki lebih dari 300.000 followers di Twitter dan Instagram. (faj)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research` Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research`

21 Agustus 2019, 07:45:57

Fakultas Teknik (FT) Universitas Narotama (UNNAR) menggelar Workshop `International Higher Education and Research` : Simposium Cendikia Kelas Dunia dengan menghadirkan narasumber yaitu Dr. Bambang Trigunarsyah Suhariadi, BSc, MT, Ph.D (RMIT University, Australia) dan Dr. Dani Harmanto, C.Eng, MTED, (University of Derby, UK), Rabu (21/8/2019) di Ruang Rapat Gedung D. Workshop ini dibuka oleh Dekan FT Dr. Ir. Koespiadi, MT dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat
22 Agustus 2019, 09:00:01

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dilaporkan memecat semua penasihatnya lantaran tak sanggup menggaji pegawai. Kantor Kepresidenan Palestina tidak menjelaskan jumlah penasihat presiden yang diputus kontrak kerjanya. Kantor tersebut hanya merujuk pada .....