go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Ternyata Pilot Asiana Airlines dalam Pelatihan

Ternyata Pilot Asiana Airlines dalam Pelatihan

08 Juli 2013, 10:25:47

Fajar Nugraha - Okezone
Pesawat Asiana Airlines Jatuh dan Terbakar (Foto: CNN)

SAN FRANSISCO - Asiana Airlines mengatakan, pilot yang bertanggungjawab dalam mendaratkan pesawat Boeing 777 yang jatuh di San Fransisco, Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu adalah pilot yang tengah dalam pelatihan. Penerbangannya kali ini adalah yang pertama kali ke San Fransisco dengan Boeing 777.

"Penerbangan ini adalah yang pertama kalinya untuk (pilot) Lee Kang-Kook dengan jet tersebut. Dia tengah dalam pelatihan. Bahkan pilot veteran pun harus menjalani pelatihan (untuk membawa jet yang baru)," ujar juru bicara Asiana Air, seperti dikutip Reuters, Senin (8/7/2013).

Seperti diketahui sebelumnya, pesawat maskapai penerbangan Asiana Air jatuh saat hendak mendarat di Bandara Internasional San Fransisco Sabtu 6 Juli atau Minggu 7 Juli waktu Indonesia. Pesawat milik maskapai Korea Selatan (Korsel) itu diketahui terbang dalam kecepatan yang amat rendah dari batas yang telah ditentukan.

"Dia adalah pilot yang berpengalaman dan sebelumnya sempat terbang ke San Fransisco dengan pesawat jenis lain termasuk Boeing 747. Dan dirinya dibantu oleh pilot yang lebih berpengalaman dengan 777," lanjut juru bicara Asiana Air.

Lee yang memulai karirnya di Asiana sebagai pengawai magang di tahun 1994 silam, memiliki 9.793 jam terbang. Namun, bersama Boeing 777, dirinya hanya memiliki pengalaman terbang selama 43 jam..

Sementara ko-pilot Lee Jeong-min, yang memiliki 3.220 jam terbang bersama Boeing 777, membantu Kapten Lee Kang-Kook dalam pendaratan. Lee Jeong-Min secara keseluruhan lebih berpengalaman karena memiliki 12.387 jam terbang.

Menurut Dewan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) Deborah Hersman, pihaknya tidak ingin terlalu terburu-buru menentukan kecelakaan ini adalah akibat pilot atau memang ada kesalahan mekanis. Tetapi dirinya memastikan tidak ada bukti masalah dalam penerbangan tersebut, hingga tujuh detik menjelang jatuh.

Beberapa saksi menyebutkan pesawat terlalu rendah saat mendekati landasan. Sedangkan eksekutif Asiana mengaku tidak percaya jikalau kecelakaan fatal ini disebabkan oleh gangguan mekanis.

Kecelakaan pesawat Asiana Airlines menyebabkan dua orang tewas. Pemerintah Korsel menyatakan, kedua korban tewas berasal dari China dan berjenis kelamin perempuan. (faj)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya
09 April 2020, 09:00:01

Bos Zoom Berusaha Merebut Kembali Kepercayaan Penggunanya JakartaJakarta, Pendiri dan CEO Zoom Eric Yuan mengakui aplikasi konferensi video Zoom memiliki masalah keamanan dan privasi. Menurutnya, perusahaan tengah mengupayakan untuk mengatasi hal tersebut. Yuan mengatakan perusahaan telah menghentikan proyek .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....