go green
Recent Issues

Clinton Bertanggungjawab Atas Kematian Dubes AS

 Clinton Bertanggungjawab Atas Kematian Dubes AS

16 Oktober 2012, 14:14:08

Fajar Nugraha
Selasa, 16 Oktober 2012 07:59 wib
Serangan ke Kedubes AS di Libya (Foto: AFP)
Serangan ke Kedubes AS di Libya (Foto: AFP)
WASHINGTON - Insiden serangan yang terjadi di Konsulat Amerika Serikat (AS) di Benghazi, Libya menewaskan Duta Besar AS untuk Libya Christopher Stevens. Atas insiden tersebut Menteri Luar Negeri AS menyatakan dirinya bertanggungjawab.

"Saya bertanggungjawab atas kejadian 11 September. Semuanya berhenti pada saya, saat mencari siapa yang sebenarnya bersalah dalam serangan tersebut (di Benghazi)," ujar Clinton, seperti dikutip CNN, Selasa (16/10/2012).

Clinton pun menegaskan, Presiden Barack Obama dan Wakil Presiden Joe Biden tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan mengenai masalah keamanan di perwakilan AS di luar negeri. "Saya ingin menghindari krisuh politik yang bisa disebabkan atas kejadian ini," tuturnya.

Selama ini, Pemerintahan Presiden Obama dihantam kritik keras ketika Wakil Presiden Joe Biden pekan lalu mengatakan, pihak Gedung Putih tidak tahu mengenai permintaan peningkatan keamanan di Benghazi. Hal ini amat kontradiktif dengan pernyataan karyawan Kementerian Luar Negeri AS, yang mengaku permintaan seperti itu sebelumnya ditolak.

Ucapan yang dilontarkan oleh Biden dibenarkan oleh pihak Gedung Putih. Menurut mereka permintaan penambahan keamanan pada prakteknya diurus oleh Kemlu AS.

Clinton juga menepis kritikan bahwa pihak pemerintah terus menyatakan serangan itu merupakan aksi spontan dari protes film anti-Islam "Innocent of Muslims". Baginya, dalam serangan kerap terjadi kebingungan. Tetapi informasi mengenai kejadian tersebut, terus menerus berubah.

Kini, mantan Ibu Negara AS itu memiliki tujuan jelas agar serangan serupa tidak terjadi lagi. Namun, dirinya memastikan, diplomasi meski di tempat berbahaya seperti Benghazi tidak boleh berhenti dan Amerika pun tidak akan pernah mundur.(faj)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....