go green
Recent Issues

Penelitian Terbaru Ungkap Suhu Laut Tahun 2019 Mencapai Titik Terpanas

Penelitian Terbaru Ungkap Suhu Laut Tahun 2019 Mencapai Titik Terpanas

17 Januari 2020, 09:00:08

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Chinese Journal Advances in Atmospheric Sciences, ditemukan bahwa suhu laut pada tahun 2019 menjadi yang terpanas dalam sejarah.
Laporan yang menyertakan bukti lebih lanjut tentang pemanasan global itu juga menyebut pemanasan suhu laut berlangsung lebih cepat.
Penelitian itu menggambarkan pengaruh manusia terhadap pemanasan suhu laut dan menunjukkan bahwa kenaikan permukaan laut, pengasaman air laut dan cuaca ekstrem bisa menjadi lebih buruk bila lautan terus menyerap panas berlebih.
Berita yang sangat mengerikan
"Laju pemanasan telah meningkat 500 persen sejak akhir 1980-an," ujar John Abraham, salah satu peneliti studi yang terlibat dalam studi itu, kepada NBC News.
Abraham yang merupakan profesor di bidang thermal science di Universitas St. Thomas di St. Paul, Minnesota mengaku tidak terkejut dengan hasil penelitian tersebut. "Temuan itu, sejujurnya, sudah diduga. Pemanasan terus berlanjut, semakin cepat, dan tidak kunjung reda. Kecuali kita melakukan sesuatu yang signifikan dan cepat, ini benar-benar berita yang mengerikan."
Menurut laporan penelitian itu, tingkat pemanasan suhu laut telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Penelitian itu menunjukkan bahwa laju pemanasan telah meningkat cepat hampir 4,5 kali dalam rentang waktu terakhir, yakni pada periode tahun 1987 hingga 2019, bila dibandingkan dengan periode tahun 1955 hingga 1986.
Abraham dan rekan-rekannya mengatakan bahwa suhu rata-rata laut pada tahun 2019, mencapai 0,075 derajat Celcius di atas rata-rata tahun 1981 hingga 2019.
Meskipun tampaknya tidak terlalu tinggi, namun angka itu mewakili sejumlah besar suhu panas yang menyebar di lautan.
Penulis utama studi, Lijing Cheng, seorang profesor di Institut Fisika Atmosfer di Beijing, menyamakan peningkatan panas laut selama 25 tahun terakhir dengan panas dari ledakan 3,6 miliar bom atom Hiroshima.
Peningkatan suhu lautan mempunyai dampak yang luas, baik untuk kehidupan di laut maupun darat. Bahkan para ahli menyebut kebakaran hutan baru-baru ini di Australia sebagai efek nyata akibat naiknya suhu di lautan yang berdampak ke daratan.




Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....