go green
Recent Issues

Sekolah Dibuka, Kemdikbud Minta Guru Tak Langsung Mengajar

Sekolah Dibuka, Kemdikbud Minta Guru Tak Langsung Mengajar

17 Desember 2020, 09:00:56

Jakarta-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) meminta guru tak langsung mengajar materi ketika pembelajaran tatap muka dilakukan di sekolah mulai Januari 2021.

"Jangan langsung guru mengajar materi. Terlebih dahulu perhatikan kondisi psikososial peserta didik dan guru itu sendiri," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Iwan Syahril dalam peresmian seri webinar Guru Belajar, Jumat (4/12).

Menurutnya di hari pertama sekolah nanti, perlu ada pembinaan khusus yang dilakukan terhadap siswa karena sudah lama tidak melakukan pembelajaran tatap muka.

Ia menekankan pembelajaran tatap muka tahun depan bukan proses belajar-mengajar normal, melainkan kegiatan sekolah di tengah pandemi. Sehingga ada adaptasi yang perlu ditekankan kepada siswa dan guru.

Khususnya, sambung dia, perkara psikososial dan emosional. Guru harus memastikan siswa dalam keadaan mental yang stabil ketika mulai belajar tatap muka.

"Yang perlu dilakukan justru membina kondisi psikososial mereka, sebelum mereka kemudian merasa siap untuk belajar atau menerima konten yang akan diberikan," tuturnya.

Lebih lanjut, Iwan meminta guru membiasakan protokol kesehatan terhadap siswa. Guru juga diminta melakukan asesmen terhadap pemahaman belajar siswa selama sembilan bulan belajar jarak jauh.

Ia memahami dengan keadaan belajar yang sempat tersendat, pemahaman siswa di semester depan akan beragam. Untuk itu, guru harus bisa memetakan dan memberikan pembelajaran sesuai kemampuan siswa.

"Mungkin ada yang tertinggal, ada yang on the right track, ada yang sudah maju. Nah ini butuh diferensiasi. Bagaimana pengelolaan ini dalam situasi yang ada ini," tambahnya.
Sebelumnya, atas pertimbangan pemerintah daerah dan orang tua.

Melalui survei yang dilakukan terhadap 384 guru di sekolah swasta dan negeri di seluruh jenjang, Kemendikbud mengklaim 90 persen guru siap kembali mengajar tatap muka.

Sementara survei Wahana Visi Indonesia terhadap 27.046 guru di penjuru daerah menemukan hanya 24 persen guru yang merasa aman dari penularan covid-19, khususnya jika sekolah dibuka.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Dua Mahasiswa Universitas Narotama Meraih Prestasi pada Masa Pandemi Dua Mahasiswa Universitas Narotama Meraih Prestasi pada Masa Pandemi

06 Maret 2021, 11:55:52

Masa pandemi Covid-19 tidak menjadi kendala bagi dua mahasiswa Universitas Narotama (UN) Surabaya ini untuk mengukir prestasi. Mereka tetap beraktivitas dan berkompetisi sehingga mampu meraih juara untuk bidang masing-masing. Lutfi Putra Hakim Maulidin, mahasiswa KIP - Kuliah Universitas Narotama Tahun 2020 yang tergabung di Grup Banjari At Tibyan berhasil memperoleh Juara Harapan 2 Tingkatan Umum Nasional yang diselenggarakan oleh PERMAKA ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jumlah Crazy Rich RI Berpotensi Kalahkan Taipan China
06 Maret 2021, 09:00:00

Jumlah Crazy Rich RI Berpotensi Kalahkan Taipan China Jakarta -- Jumlah ”crazy rich“ Indonesia diproyeksikan bakal melampaui taipan China berkat peluncuran vaksin Covid-19. Berdasar laporan kekayaan dari Knight Frank, perusahaan konsultan berbasis di London, ekonomi Indonesia diperkirakan bakal .....