go green
Recent Issues

Dalam Sepekan, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris di Jateng

Dalam Sepekan, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris di Jateng

23 Mei 2019, 09:00:00

Semarang -- Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri sudah menangkap delapan orang terduga teroris dalam operasinya di wilayah Jawa Tengah dalam sepekan terakhir. Jumlahnya disebut bisa bertambah.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Rykco Amelza Dahniel membenarkan penangkapan terhadap delapan warga Jawa Tengah itu. Menurut dia, pemeriksaan kepada mereka saat ini masih berlangsung di Mapolda Jawa Tengah.

"Ini ada penangkapan, proses penegakan hukum terhadap kasus terorisme yang dilaksanakan Densus, ada 8 tersangka yang dilakukan penangkapan oleh Densus," kata dia, kepada wartawan, Selasa (14/5) malam.

Rycko menyebut pemeriksaan itu akan berlangsung selama 7x24 jam untuk mencari bukti lebih kuat sebelum penetapan tersangka.

"Dalam waktu 7 hari ini akan dilakukan pemeriksaan oleh Densus di Polda Jawa Tengah untuk menentukan apakah yang bersangkutan terbukti atau tidak," ucapnya.

Dia pun membuka kemungkinan soal penambahan jumlah terduga teroris yang ditangkap, seiring pengembangan penyelidikan.

"Nanti masih dikembangkan lagi, jumlah [terduga teroris] diperkirakan bisa bertambah karena terus dikembangkan", kata Ryco.

Diketahui, dalam waktu sepekan, sedikitnya 8 orang warga Jawa Tengah yang berdomisili di Semarang, Kudus, Grobogan, Sragen, dan Magelang diamankan karena diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris yang akan beraksi di Indonesia.

Salah satunya adalah Ahmad Taufik Teguh Prasetyo (46), warga Lempongsari Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang, yang ditangkap pada Selasa (14/5).

Dari informasi yang diperoleh CNN Indonesia, Taufik yang kesehariannya bekerja sebagai petugas keamanan atau sekuriti sebuah sekolah swasta di kawasan Banyumanik, Semarang, ini diduga terkait dengan kelompok Neo Jamaah Islamiyah, yang mencoba untuk eksis kembali dengan memanfaatkan aksi people power pada 22 Mei 2019.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Instagram Jajal Fitur Pulihkan Akun Korban Peretasan
20 Juni 2019, 09:00:02

Instagram Jajal Fitur Pulihkan Akun Korban Peretasan Instagram menyatakan tengah menguji fitur yang dapat membuat pengguna lebih mudah mendapatkan kembali akses ke akun yang telah diretas. Selain itu, perusahaan juga tengah menguji fitur keamanan yang berfungsi untuk .....