go green
Recent Issues

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit

22 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan peta jalan atau Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi syariah di Indonesia.

"Saatnya kita bangkitkan potensi ekonomi syariah di Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam peluncuran masterplan di Bappenas, Jakarta, Selasa (14/5).

Jokowi menyebut Indonesia memiliki potensi mengembangkan ekonomi syariah karena mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Menurutnya, ekonomi syariah menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, ekonomi syariah sebagai sumber kesejahteraan umat," ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Ia menyebut ekonomi syariah memiliki potensi yang besar di tingkat global.

"Saya enggak bisa bayangkan angka seperti itu, karena yang kita kelola APBN kita kurang lebih 2.000 (triliun) lebih sedikit. Ini sebuah kekuatan besar yang harus kita lihat dan harus mulai kita pikirkan untuk mengambil kue ekonomi yang besar ini," tuturnya.

Menurut Jokowi, ekonomi syariah bisa turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mendorong keadilan sosial, dan juga melestarikan lingkungan. Ia mengaku selaku presiden sudah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

"Komite ini yang akan turut mengawal pelaksaan dari master plan ekonomi syariah Indonesia ke depan," ujar calon presiden petahana itu.

Namun, Jokowi menyadari berdasarkan data Global Islamic Economy Indicator tahun 2018, Indonesia masih berada di posisi ke-10 negara-negara yang menyelenggarakan ekonomi syariah. Indonesia masih berada di bawah Malaysia, UAE, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Yordania, Qatar, Pakistan, Kuwait.

"Saya yakin dan percaya saat kita semua bekerja sama memasarkan master plan ekonomi syariah Indonesia, Indonesia akan segera meajadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama

22 Juni 2019, 06:30:07

Menindaklanjuti adanya Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Agreement/MoA) yang telah ditantangani pada 13 April 2019. Delegasi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. Kustamar, MT melakukan kunjungan studi banding ke Universitas Narotama (UNNAR), Sabtu (22/6/2019). Rombongan diterima langsung oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan jajaran struktural bertempat di Conference Hall Gedung C. Rektor UNNAR ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Vietnam Vonis Warga AS Terdakwa Makar 12 Tahun Penjara
27 Juni 2019, 09:00:00

Vietnam Vonis Warga AS Terdakwa Makar 12 Tahun Penjara Pengadilan Vietnam menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada Michael Nguyen, seorang warga Amerika Serikat keturunan Vietnam. Michael Nguyen dinyatakan bersalah atas tuduhan makar yang telah dilakukannya bersama dua orang aktivis .....

BMKG Deteksi Kemunculan Beberapa Titik Panas di Riau
27 Juni 2019, 09:00:00

BMKG Deteksi Kemunculan Beberapa Titik Panas di Riau Jakarta -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi kemunculan titik-titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di empat kabupaten di Provinsi Riau. Kepala BMKG Pekanbaru, Sukisno, .....

PUPR Siapkan Skema Agar Milenial Bisa Beli Rumah
27 Juni 2019, 09:00:00

PUPR Siapkan Skema Agar Milenial Bisa Beli Rumah Jakarta -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung generasi milenial bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau. Saat ini diperkirakan terdapat 81 juta jiwa generasi milenial menjadi pasar .....

Indonesia Belum Kebelet 5G
26 Juni 2019, 09:00:14

Indonesia Belum Kebelet 5G Sedang menantikan implementasi 5G secara komersial di Indonesia? Harap sabar karena pemerintah belum kebelet meregulasi jaringan generasi kelima tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, sejauh ini belum ada perkembangan .....