go green
Recent Issues

BMKG Rilis Peringatan Cuaca Ekstrem di Indonesia

BMKG Rilis Peringatan Cuaca Ekstrem di Indonesia

22 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sebagian daerah di Pulau Sumatera hingga Papua waspada potensi cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan.

Antara melaporkan berdasarkan keterangan resmi BMKG, BMKG dikatakan mendeteksi sirkulasi siklonik di wilayah Papua Barat pada level 925/850 mb dan di Filipina level 925/850 mb serta sirkulasi tertutup di wilayah Kalimantan Barat.

Selain itu BMKG juga mendeteksi belokan angin di Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Perairan Utara Sulawesi, Maluku serta Papua Barat.

BMKG memprediksi wilayah yang berpotensi hujan lebat pada Senin(13/5) di antaranya yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulaian Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Papua.

Pada Selasa (14/5), dikatakan hujan lebat bisa terjadi di Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua.

BMKG juga menjelaskan, hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan kilat/petir pada Senin (13/5) bisa terjadi di Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Sedangkan prediksi untuk Selasa (14/5), wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yaitu Sumatera Utara, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Pada Rabu (15/5), diprediksi wilayah yang berpotensi hujan di antaranya adalah Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sedangkan wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat / petir dan angin kencang yaitu Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Kep.Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama

22 Juni 2019, 06:30:07

Menindaklanjuti adanya Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Agreement/MoA) yang telah ditantangani pada 13 April 2019. Delegasi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. Kustamar, MT melakukan kunjungan studi banding ke Universitas Narotama (UNNAR), Sabtu (22/6/2019). Rombongan diterima langsung oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan jajaran struktural bertempat di Conference Hall Gedung C. Rektor UNNAR ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Vietnam Vonis Warga AS Terdakwa Makar 12 Tahun Penjara
27 Juni 2019, 09:00:00

Vietnam Vonis Warga AS Terdakwa Makar 12 Tahun Penjara Pengadilan Vietnam menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara kepada Michael Nguyen, seorang warga Amerika Serikat keturunan Vietnam. Michael Nguyen dinyatakan bersalah atas tuduhan makar yang telah dilakukannya bersama dua orang aktivis .....

BMKG Deteksi Kemunculan Beberapa Titik Panas di Riau
27 Juni 2019, 09:00:00

BMKG Deteksi Kemunculan Beberapa Titik Panas di Riau Jakarta -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi kemunculan titik-titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di empat kabupaten di Provinsi Riau. Kepala BMKG Pekanbaru, Sukisno, .....

PUPR Siapkan Skema Agar Milenial Bisa Beli Rumah
27 Juni 2019, 09:00:00

PUPR Siapkan Skema Agar Milenial Bisa Beli Rumah Jakarta -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut mendukung generasi milenial bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau. Saat ini diperkirakan terdapat 81 juta jiwa generasi milenial menjadi pasar .....

Indonesia Belum Kebelet 5G
26 Juni 2019, 09:00:14

Indonesia Belum Kebelet 5G Sedang menantikan implementasi 5G secara komersial di Indonesia? Harap sabar karena pemerintah belum kebelet meregulasi jaringan generasi kelima tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, sejauh ini belum ada perkembangan .....