go green
Recent Issues

Tol Palembang-Lampung Dibuka untuk Jalur Mudik Lebaran 2019

Tol Palembang-Lampung Dibuka untuk Jalur Mudik Lebaran 2019

18 Mei 2019, 09:00:04

Jakarta -- Pemerintah akan memfungsikan tol Palembang-Lampung untuk digunakan dalam jalur mudik lebaran 2019 mendatang. Menteri Perhubungan dan Menteri PUPR akan segera mengecek kesiapan tol tersebut.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan dirinya telah diamanatkan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk mempersiapkan jalur dan angkutan mudik kali ini yang lebih baik dan bebas dari macet. Salah satunya adalah memfungsikan jalan tol Palembang-Lampung yang merupakan bagian dari Trans Sumatera.

Menurut Budi, dalam waktu dekat, ia dan Menteri PUPR akan ke Merak untuk mengecek terminal penyebrangan ke Bakauheni, kemudian ke Terbanggi Besar untuk mengecek adanya jalan rusak berat di gerbang keluar tol, dan terakhir ke Ogan Komering Ilir untuk mengecek Jembatan Kayuagung.

"Itu yang krusial makanya kita cek dulu, besok kita pastikan bisa fungsional atau tidak," ujar Menhub saat menyambangi Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (10/5).

Budi mengatakan secara konsep jalur tol tersebut sudah bisa difungsikan. Namun pengerjaan di lapangan perlu dipertegas dan pembangunan masih berjalan sesuai jadwal. Apabila sudah dicek, dirinya meyakini kontraktor bisa mengejar kesiapan fungsional jalan tol tersebut untuk jalur mudik lebaran tahun ini.

"Biasanya kalau sudah meninjau sama Menteri PUPR, 2 hingga 3 minggu dikerjakan sudah bisa selesai," tambah dia.

Budi menjelaskan meskipun secara fungsional bisa dilalui, jalan tol tersebut belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Di beberapa titik, masih ada jalan yang berupa agregat belum dicor dan diaspal. Beberapa titik jalan sudah dicor namun di aspal, beberapa titik pun bisa dilalui dengan catatan kendaraan melaju dengan lambat.

Pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta kepolisian untuk mengoptimalkan fungsional jalan tol tersebut. Pihaknya dengan Kakorlantas Polri pun sudah berkoordinasi untuk jalur mudik Jakarta-Semarang-Solo serta Jakarta-Merak-Lampung-Palembang.

"Kalau Jembatan Kayuagung dan gerbang tol Terbanggi Besar tersebut selesai, bisa dipastikan dari lampung ke Palembang tolnya itu bisa fungsional. Orang pakai tol enggak bayar, tapi fasilitas sudah oke," ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan pihaknya pun terus berkordinasi dengan Balai Besar Pelaksaan Jalan untuk memantapkan jalur lintas timur (Jalintim) dan jalur lintas sumatera (jalinsum) yang menejadi jalur utama pemudik untuk ke arah utara maupun selatan Palembang.

Dirinya menjelaskan, tahun ini sudah 15 paket ruas jalan long segmen yang diperbaiki menggunakan APBD provinsi. Beberapa paket tersebut, disebutkan Deru, ada yang kontraknya ada yang tidak tepat waktu. Namun pihaknya menekankan kepada kontraktor agar pengerjaan jalan yang tidak tepat waktu tidak mengganggu arus mudik.

"Kami juga memantau pengerjaan jalan yang dilakukan APBN dan APBD kabupaten/kota. Untuk pengerjaan yang menggunakan APBN ada yang batal tender seperti jalan lintas Palembang-Pangkalan Balai penyebab kemacetan panjang. Ini butuh diskresi, saya sudah surati Menteri PUPR. Saya harap Menhub bisa mendorongnya juga ini supaya bisa mengurai kemacetan," ujar dia.
Di tempat yang sama, Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara mengatakan apabila jalan tol tersebut sudah mulai difungsikan otomatis pihak kepolisian pun akan terjun untuk melakukan pengamanan.

Dirinya berujar, jalan tol Trans Sumatera Lampung-Palembang menjadi salah satu prioritas utama pengamanan Operasi Ketupat 2019 Polri.

Tim dari Polri dipimpin oleh Kakorlantas Inspektur Jenderal Refdi Andri akan mengujicoba jalur mudik dari Jakarta-Bakauheni-Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang untuk memastikan keamanan jalur mudik.

"Nanti akan kami cek juga apakah layak difungsikan atau tidak. Saat arus mudik-balik nanti difungsikan, itu bagus sekali akan mengurangi kepadatan di jalintim dengan sendirinya," ujar dia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....