go green
Recent Issues

BMKG Sebut Ada Potensi Gelombang Tinggi Hingga Jumat

BMKG Sebut Ada Potensi Gelombang Tinggi Hingga Jumat

13 Juni 2019, 09:00:02

Jakarta -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menginformasikan adanya potensi gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah perairan Indonesia pada Selasa (11/6) hingga Jumat (14/6).

Ketinggian gelombang diperkirakan dapat mencapai 1,25 hingga 6 meter. "Peningkatan gelombang tinggi ini diakibatkan oleh pola sirkulasi di utara Laut Halmahera. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya berembus dari timur - tenggara dengan kecepatan 4 - 15 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya berembus dari timur - tenggara dengan kecepatan 4 - 25 knot," bunyi siaran pers BMKG, seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet, Rabu (12/6).

BMKG menyatakan pada periode tersebut, kecepatan angin tertinggi terpantau akan melanda Perairan P. Enggano hingga selatan Jawa, P. Sawu - P. Rote, Laut Timor, Perairan Sulawesi Tenggara, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso - Merauke.

Kecepatan angin yang tinggi akan mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Dari hasil pantauan BMKG, beberapa wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter (sedang) di antaranya adalah Perairan Timur P. Simeulue, Perairan Timur Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan - Selat Sumba, Laut Sawu - Selat Ombai, Perairan Selatan Flores, Perairan Kupang - Rote, Laut Timor selatan NTT, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Timur Kep. Selayar, Laut Flores, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Bau Bau - Wakatobi, Perairan Manui - Kendari, Perairan Selatan P. Buru - Seram, Perairan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kei - Kep. Aru, Laut Banda, Perairan Amamapare, serta Perairan Barat Yos Sudarso.

Sementara itu, wilayah perairan Indonesia yang berpeluang mengalami gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,5 hingga 4 meter (tinggi), antaranya Perairan Enggano - Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Banten hingga Sumbawa, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Perairan Selatan P. Sumba - P. Sawu - P. Rotte, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Laut Timor selatan NTT, Perairan Timur Kep. Wakatobi, serta Perairan Selatan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar.

Potensi gelombang yang tertinggi berkisar antara 4 hingga 6 meter (sangat tinggi), dapat terjadi di Perairan Barat Mentawai hingga Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan P. Jawa hingga Lombok, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.

BMKG mengimbau pada masyarakat terutama nelayan untuk memperhatikan keselamatan pelayaran.

Moda transportasi yang beresiko di antaranya adalah perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur

13 Juli 2019, 06:48:51

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT) menyelenggarakan seminar nasional dan workshop SWLPPM 2019 dengan tema “Era Revolusi Industri 4.0 : Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi Sumber Daya Manusia Industri Infrastruktur” di Conference Hall Gedung C UNNAR, 12-13 Juli 2019. Seminar dibuka oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih
16 Juli 2019, 09:00:01

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menginformasikan kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu telah mengakibatkan sejumlah wilayah mereka kekeringan. Data yang mereka miliki, ada .....

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta
16 Juli 2019, 09:00:01

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta Jakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2019 mengalami surplus US$200 juta. Kinerja ini terbilang sama dibanding neraca perdagangan Mei yang mencatat surplus US$207,6 juta. Kepala .....