go green
Recent Issues

Luhut Sebut Perpres Kendaraan Listrik Rampung Usai Lebaran

Luhut Sebut Perpres Kendaraan Listrik Rampung Usai Lebaran

11 Juni 2019, 09:00:05

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengaku telah menandatangani draf Peraturan Presiden (Perpres) terkait program kendaraan listrik. Menurut dia, Perpres itu bisa selesai setelah Lebaran (5 - 6 Juni 2019).
"Ya, mobil listrik tuh menarik, karena Perpres saya kira sudah selesai. Dari kantor saya sudah paraf, sudah ke Sekneg (Kementerian Sekretariat Negara). Tinggal sirkulasi saja, kita harap selesai Lebaran," ucap Luhut, di Jakarta, Kamis (30/5).

Pernyataan dari Luhut ini merupakan hal baru setelah sebelumnya dipahami jadwal terbit Perpres terus molor. Dia pernah bilang Perpres bakal rampung pada Januari, Maret, dan Mei, malahan pemerintah pernah menargetkan beleid itu bisa meluncur pada akhir 2017.

Pada April lalu, Luhut pernah mengatakan malu karena Perpres tersebut belum juga rampung sementara itu sudah ada pihak swasta yang memberanikan diri menyediakan armada mobil listrik di Indonesia, yaitu Blue Bird. Perusahaan taksi itu menyediakan 30 unit taksi listrik buat beroperasi di Jakarta mulai Mei.
Setelah wacana Perpres kendaraan listrik berkumandang, banyak pihak sudah menyatakan tertarik. Salah satu yang berkaitan dengan Luhut adalah Hyundai Motor Corporation.

Menurut Luhut, minat investasi dari perusahaan otomotif terbesar di Korea Selatan itu buat mengimbangi dominasi produsen Jepang di Indonesia. Kata Luhut, "Mereka (Jepang) kan sudah nyaman dengan 95 persen produk mobilnya tuh mengontrol kita". Pada akhir tahun lalu Luhut pernah blak-blakan soal rencana investasi Hyundai di dalam negeri. Dia menyebut Hyundai bakal mengeluarkan dana sekitar US$1 miliar (Rp14,6 triliun) untuk membangun pabrik dan produksi mobil penumpang berteknologi listrik di Indonesia.
Saat itu dia menyebut lahan paling potensial untuk fasilitas baru itu berada di kawasan Purwakarta atau Karawang.
Selain Hyundai, berdasarkan informasi dari Kementerian Perindustrian, Toyota juga menunjukkan ketertarikannya menambah investasi untuk memproduksi kendaraan hybrid di dalam negeri. Kemenperin menyatakan mobil hybrid Toyota dan Daihatsu, jenis SUV dan MPV, akan diproduksi di Indonesia pada 2020.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur

13 Juli 2019, 06:48:51

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT) menyelenggarakan seminar nasional dan workshop SWLPPM 2019 dengan tema “Era Revolusi Industri 4.0 : Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi Sumber Daya Manusia Industri Infrastruktur” di Conference Hall Gedung C UNNAR, 12-13 Juli 2019. Seminar dibuka oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih
16 Juli 2019, 09:00:01

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menginformasikan kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu telah mengakibatkan sejumlah wilayah mereka kekeringan. Data yang mereka miliki, ada .....

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta
16 Juli 2019, 09:00:01

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta Jakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2019 mengalami surplus US$200 juta. Kinerja ini terbilang sama dibanding neraca perdagangan Mei yang mencatat surplus US$207,6 juta. Kepala .....