go green
Recent Issues

Tren Anak Muda Jadi Menteri di Berbagai Negara, Jokowi Tertarik Mencoba

Tren Anak Muda Jadi Menteri di Berbagai Negara, Jokowi Tertarik Mencoba

20 Mei 2019, 09:00:03

Joko Widodo disebut sedang mengincar menteri berusia muda untuk mengisi kabinetnya yang baru. Namun, dalam satu dekade ini, kabinet yang diisi oleh kaum muda memang jadi tren di sejumlah negara. Jika merujuk pada pengertian pemuda menurut ASEAN, pemuda adalah mereka yang berusia 15-35 tahun.

Wacana menteri berusia muda ini diungkapkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf. Pembicaraan itu muncul dalam pembahasan kabinet yang pernah dilakukan.

"Wacana yang berkembang adalah menteri yang berumur di kisaran 20 tahunan ke atas gitu ya. Ini tentu menjadi hak presiden. Tetapi wacana ini muncul atau didorong dari keinginan akomodasi terhadap milenial," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Senin (13/5/2019).


Lantas, negara mana saja yang memiliki menteri muda?


Malaysia

Semenjak Mahathir Mohamad kembali terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia pada tahun 2018 lalu, dia melakukan beberapa terobosan. Salah satunya ialah dengan memasang pemuda pada beberapa pos kementerian di kabinetnya. Setidaknya, Perdana Menteri yang sudah berusia 93 tahun ini menempatkan dua menteri muda di kabinetnya.

Ada nama Yeo Bee Yin mengisi pos Menteri Energi, Teknologi, Sains, Perubahan Iklim dn Lingkungan Hidup. Dia dilantik pada 3 Juli 2018. Yeo Bee Yin merupakan insiyur jebolan Univerty of Technology petronas Malaysia. Dia juga manyabet gelar Bachelor of Chemical Engineering dari Univeristy of Cambridge Inggris.

Terjun ke politik saat usianya masih 29. Dia ikut bersaing masuk parlemen para Pemilu Malaysia 2013. Dia pun berhasil terpilih sebagai anggota parlemen Distrik Damnsara Utama, Negara Bagian Selangor dengan total suara 30.689 suara mayoritas.

Selain itu, Mahatir juga memilih Syed Saddiq Syed Abdul Rahman untuk menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia pada 2 Juli 2018. Saat menerima jabatan ini, pria muda yang akrab disapa Bro Saddiq ini baru berusia 25 tahun. Saddiq merupakan lulusan akademi militer dan sempat memenangi kontes debat Parlemen Inggris Asia (ABP) sebanyak tiga kali. Selain itu Saddiq menolak tawaran Beasiswa dari School of Public Police, University of Oxford. Namun, karena dia ingin mengabdi di pemerintahan Malaysia, Saddiq rela melepaskan beasiswa tersebut.

Saddiq diketahui tergabung dengan Partai Pribumi Bersatu Malaysia. Setidaknya, pada tahun lalu dia juga memenangkan kursi parlemen dari daerah asalnya, Muar. Perlu diketahui pula, Saddiq pernah membuat vlog bareng Presiden Jokowi saat meninjau venue ASIAN Games 2018.

Uni Emirat Arab


Uni Emirat Arab juga punya sosok menteri yang terbilang masih muda. Dia adalah Shamma al Mazrui, yang menjadi Menteri Urusan Kepemudaan Negara. Shamma baru berusia 22 tahun, saat dia menerima jabatan tersebut pada tahun 2016. Shamma sendiri menyabet gelar Bachelor of Arts di bidang Ekonomi dari New York University Abu Dhabi. Namun, pada 2015 dia pun sudah mendapatkan gelar Magister Kebijakan Publik dari University of Oxford. Setidaknya, pada tahun 2018 lalu, nama Shamma tercatat sebagai menteri termuda di dunia pada tahun 2018. Selain itu, CNBC juga pernah menetapkan Shamma sebagai 7 wanita muda yang mengubah dunia.

Swedia

Sedangkan di Swedia, ada menteri muda bernama Aida Hadžialić. Aida diangkat menjadi Menteri Sekolah Menengah Atas, Pendidikan Dewasa dan Pelatihan pada tahun 2014 lalu, saat usianya baru menginjak 27 tahun. Dia merupakan menteri termuda dan muslim pertama yang pernah dimiliki Swedia. Dia juga tercatat sebagai anggota partai Demokrat Sosial Swedia.

Namun, karir cemerlang Aida ini harus terhenti karena pada tahun 13 Agustus 2016 dia mengundurkan diri, usai kepergok menyetir mobil dalam keadaan mabuk.

Austria

Lantas, di Austria ada nama Sebastian Kurz yang menjadi menteri termuda di Austria. Dia menjadi menteri Urusan Luar Negeri dan Integrasi pada tahun 2013. Ketika itu usianya baru 27 tahun. Selain itu, dia juga merupakan pemimpin Partai Rakyat Konservatif Austria. Meskipun Kurz drop-out dari Fakultas Hukum Universitas Wina, dia bisa menjadi Kanselir pada tahun 2017 lalu, saat usianya 31 tahun.

Meskipun terhitung masih muda, posisi tawar Kurz dalam kancah politik internasional banyak diperhitungkan oleh sejumlah pengamat. Bahkan pada bulan April lalu, dia sempat bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk membahas hubungan antara Tiongkok dan Austria.

Irlandia
Lalu, di Irlandia ada nama Simon Harris. Simon menjabat sebagai Menteri Keuangan Irlandia pada 2014, saat usianya masih 27 tahun. Lantas, pada tahun 2016 ia berpindah pos untuk menjadi Menteri Kesehatan. Diketahui pula, dia merupakan politikus yang berafiliasi dengan Fine Gael yang merupakan partai konservatif liberal dan demokrat kristen di Irlandia. Namun, meskipun usianya masih muda, Simon dianggap sebagai menteri yang total dalam bekerja. Misalnya, dalam bidang kesehatan, dia cukup menaruh perhatian untuk mengadvokasi para penyandang disabilitas di Irlandia.



Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pelantikan Pengurus IKANOTAMA Periode 2019-2021 Pelantikan Pengurus IKANOTAMA Periode 2019-2021

23 September 2019, 07:04:36

Ikatan Alumni Program Studi Magister Kenotariatan (Prodi MKn) Universitas Narotama (IKANOTAMA) telah menetapkan struktur kepengurusan untuk periode 2019-2021. Pelantikan Pengurus IKANOTAMA Periode 2019-2021 dilakukan oleh Kaprodi MKn UNNAR Dr. Habib Adjie, SH, M.Hum yang berlangsung di Conference Hall pada Kamis, 19 September 2019. Pergantian pengurus IKANOTAMA dari Abdul Hamid, SH, MKn (ketua periode 2017-2019) kepada Rino Arief Rachman, SH, MH, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka
20 September 2019, 09:00:00

Keluarga Korban 737 MAX Minta Dokumen Boeing-FAA Dibuka

Keluarga korban tragedi pesawat Ethiopian Airlines Penerbangan 302 menuntut Boeing dan Badan Penerbangan Sipil Amerika Serikat (FAA) membuka sebuah dokumen khusus. Mereka mempertanyakan alasan Boeing dan FAA tetap menyatakan pesawat 737 MAX .....

Kiat Pilih Saham untuk Mahar Pernikahan
23 September 2019, 09:00:00

Kiat Pilih Saham untuk Mahar Pernikahan Jakarta -- Penyerahan mahar kerap menjadi bagian tak terpisahkan dari upacara pernikahan. Seiring perkembangan zaman, bentuk mahar yang diserahkan kepada mempelai wanita kian beragam, salah satunya berupa saham. Perencana keuangan dari .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....