go green
Recent Issues

Papua Nugini Terjunkan Tim Penyelamat ke Lokasi Gempa

Papua Nugini Terjunkan Tim Penyelamat ke Lokasi Gempa

25 Mei 2019, 09:00:00

Gempa dengan magnitudo 7.5 mengguncang wilayah perairan dekat Kokoro, Papua Nugini pada Selasa (14/5) malam waktu setempat. Setelah sempat memicu peringatan tsunami yang akhirnya dicabut, kini tim penyelamat sedang berusaha menaksir tingkat kerusakan dan korban.

Sejauh ini belum ada laporan terkait korban akibat insiden gempa, tetapi para petugas sedang mencari informasi mengenai penduduk yang tinggal di luar perkotaan, seperti dilansir Reuters, Rabu (15/5).
Petugas penanggulangan bencana akhirnya mengirimkan tim bantuan ke provinsi New Britain, Papua Nugini.

Pengiriman tim bantuan dimaksudkan untuk memantau kondisi penduduk di area terpencil yang menjadi korban atau mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah tersebut.

Menurut penuturan koordinator Kantor Penanggulangan Bencana Papua Nugini, Don Tokunai, sampai saat ini belum ada informasi terkait korban luka ataupun tewas.
"Kami sedang melakukan pemantauan mulai pagi ini," ujar Tokunai kepada Reuters.
"Kami telah meminta semua tim respons distrik untuk kembali pukul 14.00," tambahnya. Pusat gempa ada di lepas pantai dengan jarak 50 kilometer dari timur Rabaul, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer dan terjadi sebelum pukul 23.00 waktu setempat.
Tokunai juga mengatakan tak lama setelah gempa, sejumlah penduduk yang tinggal di pulau serta di pantai barat Irlandia Baru melaporkan air laut sempat surut, tetapi tidak ada gelombang tsunami.
"Mereka mengatakan baru saja bangun tidur dan sempat merasakan guncangan, tapi mereka masih baik-baik saja di sana," ujar Tokunai.

Sedangkan menurut penuturan Sersan Frank Kilaur, gempa yang terjadi sangatlah dahsyat dan berhasil mengguncang seluruh wilayah.
"Saat ini kami belum menerima laporan apapun terkait kerusakan. Kami baik-baik saja di sini," tambahnya.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat melaporkan peringatan gelombang tsunami yang bisa mencapai jarak hingga 1,000 kilometer dari pusat gempa di sepanjang pantai Papua Nugini dan Pulau Solomon. Namun, akhirnya peringatan itu dicabut.

Papua Nugini secara geologi memang terletak di sekitar zona Cincin Api Pasifik yang sangat aktif dalam fenomena seismik dan vulkanik. Negara tersebut saat ini masih dalam pemulihan setelah sempat dilanda gempa berkekuatan 7.5 SR pada Februari 2018 yang menewaskan setidaknya 100 orang.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas Narotama 2019 Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas Narotama 2019

14 Juni 2019, 09:33:20

Momen Hari Raya Idul Fitri serasa belum lengkap jika kita tidak dapat berjabat tangan dan saling minta maaf–memaafkan secara langsung. Keluarga besar Universitas Narotama (UNNAR) menyempurnakan rangkaian perayaan Idul Fitri 1440 Hijriyah dengan mengadakan Halal Bihalal yang dilaksanakan di Conference Hall Gedung C, Kamis siang, 13 Juni 2019. Kegiatan tersebut semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh mubaligh Dr. KH ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Gerebek Kampung Setu, Polisi Sita 1.000 Butir Ekstasi
18 Juni 2019, 09:00:06

Gerebek Kampung Setu, Polisi Sita 1.000 Butir Ekstasi Jakarta -- Usai melakukan penggerebekan terhadap Kampung Bahari, Jakarta Utara, Sabtu (15/6), Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya melanjutkan operasi dan melakukan penangkapan tersangka kepemilikan narkotika di Kampung Kebon .....

Operator Korsel Gandeng Nokia dan Ericsson Kembangkan 6G
18 Juni 2019, 09:00:05

Operator Korsel Gandeng Nokia dan Ericsson Kembangkan 6G Operator telekomunikasi asal Korea Selatan, SK Telecom bekerja sama dengan Nokia dan Ericsson untuk melakukan penelitian dan pengembangan jaringan nirkabel 6G. SK Telecom akan membuat serangkaian persyaraatan membangun dan mengauntentikasi teknologi .....