go green
Recent Issues

DPR AS Tetap Lanjutkan Pemakzulan Trump Meski Wapres Menolak

DPR AS Tetap Lanjutkan Pemakzulan Trump Meski Wapres Menolak

15 Januari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Dewan Perwakilan Amerika Serikat berkeras tetap berupaya melanjutkan proses pemakzulan Presiden Donald Trump meski Wakil Presiden Mike Pence menolak mengeluarkan Amandemen ke-25.

Amandemen ke-25 merupakan aturan hukum yang memberikan kewenangan bagi seorang wapres AS untuk menggantikan jabatan presiden ketika presiden meninggal dunia, mengundurkan diri, dicopot dari jabatan, atau dianggap tidak mampu menjalankan wewenang dan tugas jabatannya.

Dikutip Reuters, Dewan Perwakilan AS terus bergerak cepat untuk menggelar pemungutan suara terkait pemakzulan Trump pada Rabu (13/1).

DPR berencana memakzulkan Trump dengan dakwaan bahwa sang presiden telah menghasut para pendukungnya hingga melakukan pemberontakan terhadap pemerintah AS.

Selain didukung seluruh anggota Dewan Perwakilan dari Partai Demokrat, usulan pemakzulan Trump juga didukung oleh setidaknya lima politikus Partai Republik di DPR.

Setelah pemungutan suara DPR selesai, upaya pemakzulan Trump masih harus disidang di Senat yang saat ini dikuasai oleh Partai Republik.

Upaya pemakzulan ini berlangsung setidaknya delapan hari jelang Trump lengser dan sepekan setelah kerusuhan massa pendukung presiden di Gedung Capitol berlangsung.

Massa pendukung Trump menggelar demonstrasi di depan gedung Capitol saat Kongres tengah melangsungkan penghitungan pemungutan suara elektoral pemilu pada Rabu pekan lalu.

Mereka menyerbu dan merusak gedung Kongres sebagai bentuk penolakan pengukuhan kemenangan Joe Biden di pilpres. Setidaknya lima orang tewas dalam kerusuhan tersebut.

Banyak pihak menyalahkan sikap dan klaim palsu Trump terkait pemilu yang dinilainya curang memicu pemberontakan ke Gedung Capitol.

Dewan Perwakilan AS sebelumnya juga telah mendesak Pence untuk mengeluarkan Amandemen ke-25, namun sang wapres menolaknya.

Dia menyampaikan keputusan itu lewat sebuah surat yang ditujukan kepada Ketua DPR Nancy Pelosi, Selasa (12/1). Pence menilai penerapan Amandemen 25 tidak tepat.

"Saya tidak yakin tindakan seperti itu merupakan jalan terbaik bagi Bangsa kita atau sesuai dengan Konstitusi kita," kata Pence dalam suratnya kepada Pelosi.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta

04 Maret 2021, 09:11:33

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Narotama (UN) Surabaya telah melakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada 92 peserta uji. Kegiatan dengan melibatkan 12 asesor kompetensi ini dilaksanakan selama empat hari (Rabu – Sabtu), 24-27 Februari 2021 tempat di Plaza Gedung E Universitas Narotama. Uji sertifikasi kompetensi ini untuk membantu mahasiswa Universitas Narotama dalam memperoleh salah satu surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Waspada Skimming, BRI Bagikan Tips Aman Transaksi Perbankan
05 Maret 2021, 09:00:01

Waspada Skimming, BRI Bagikan Tips Aman Transaksi Perbankan Jakarta -- Kondisi pandemi yang tak menentu seharusnya diikuti oleh kewaspadaan tinggi dalam antisipasi berbagai tindak kejahatan, terlebih di sektor perbankan yang saat ini semakin dibutuhkan. Direktur Digital dan Teknologi Informasi .....