go green
Recent Issues

Karhutla Sumsel Capai 81,83 Hektare di 2019, 1 Warga Tewas

Karhutla Sumsel Capai 81,83 Hektare di 2019, 1 Warga Tewas

14 Juli 2019, 09:00:02

Palembang -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan seluas 81,83 hektare sepanjang Januari-Juli 2019 di Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut mayoritas terjadi di lahan mineral, alih-alih lahan gambut yang mudah terbakar.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori mengatakan karhutla di 2019 itu terjadi di 5 kabupaten/kota di Sumsel.
Rinciannya, 17 karhutla di Kabupaten Ogan Ilir, lima di Banyuasin, sebelas di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), satu di Musi Banyuasin (Muba), dan satu karhutla di Kota Lubuk Linggau.

"Dari 35 kejadian karhutla yang terjadi sejak Januari 2019, 34 diantaranya terjadi di lahan mineral. Hanya 1 yang terjadi di lahan gambut. Total luasan lahan terbakar yang berhasil dipadamkan oleh tim darat yakni 20 hektare. Sisanya padam dengan sendirinya karena lahan mineral, bukan gambut yang sulit dipadamkan," ujar Ansori, Kamis (11/7).

Akibat kebakaran itu, Ansori mengungkapkan ada satu korban meninggal dunia. Yakni, Harun Sohar (55) yang meninggal diduga karena kehabisan oksigen setelah menghirup asap kebakaran di lahan miliknya yang ia bakar sendiri.

Sejauh ini, Ansori mengatakan luasan lahan terbakar yang paling besar terjadi di Desa palem Raya dan Pulau Negara seluas 15 hektar dan Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir seluas 8 hektare.

"Kebanyakan lahan yang terbakar adalah semak belukar, ranting kering, dan tebangan pohon kayu sekunder," ujar Ansori.

Sejak Rabu, (10/7), Gubernur, Kapolda Sumatera Selatan, serta Pangdam II/Sriwijaya pun telah menandatangani maklumat bersama tentang kebakaran hutan, lahan, dan semak belukar (karhutla). Ancaman yang tertuang dalam maklumat tersebut bakal menjerat para pelaku pembakar lahan dengan kurungan maksimal 15 tahun penjara.

"Maklumat sudah ditandatangani oleh tiga pimpinan instansi tertinggi di Sumatera Selatan, sebagai tanda bahwa pemerintah bersinergi dalam pencegah karhutla agar tidak terjadi lagi. Ini pun tindak lanjut dari penetapan status siaga darurat yang sudah disampaikan Kepala BNPB kemarin. Kami imbau masyarakat dan korporasi menghentikan kebiasaan membakar lahan karena akan ditindak tegas," ujar Ansori.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin
18 Agustus 2019, 09:00:56

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin Jakarta -- Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan standar pembayaran menggunakan kode unik dari bank sentral nasional bertajuk QR CodeIndonesia Standard (QRIS) mulai Sabtu (17/8) ini. Standar QR ini memungkinkan pembayaran .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....