go green
Recent Issues

Kronologi Penemuan Mayat Korban Mutilasi Pasar Besar Malang

Kronologi Penemuan Mayat Korban Mutilasi Pasar Besar Malang

22 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat perempuan korban mutilasi di lantai II Pasar Besar Kota Malang, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur. Polisi telah memeriksa dua orang dalam kasus tersebut.

"Saat ini masih kami lakukan penyelidikan," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, seperti dikutip dari Antara.

Asfuri menceritakan kronologi penemuan mayat korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di sejumlah titik di pasar.

Penemuan mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang merupakan pedagang di pasar itu, Selasa (14/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Ketika itu saksi naik ke lantai dua Pasar besar.

Kepada polisi, saksi itu mengaku sempat mencium bau yang sangat menyengat, namun dia mengira bau tersebut merupakan bangkai tikus. Kemudian, saksi tersebut melaporkan kepada pihak keamanan Pasar Besar.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak keamanan di Pasar Besar segera ke lantai dua dan membawa peralatan untuk membersihkan tempat yang diperkirakan sumber bau menyengat tersebut.

Saat mencari sumber bau tersebut, para saksi itu justru menemukan potongan sepasang kaki manusia.

"Saat ini masih dalam penyelidikan Polres Malang Kota, dan mendalami kasus tersebut," ujar Asfuri.

Saksi kemudian, menemukan sejumlah potongan tubuh korban di sejumlah lokasi, seperti kamar mandi pasar. Potongan lainnya juga ditemukan di dalam sebuah kantong plastik warna hitam.

Polisi kemudian mengumpulkan potongan tubuh korban tersebut, dan membawanya ke Unit Inafis Polres Malang Kota.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan polisi mtelah meminta keterangan dari petugas keamanan pasar berinisial AA dan seorang pedangang berinisial MC.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme
22 September 2019, 09:00:01

PPATK Waspadai Donasi Kemanusiaan untuk Dana Terorisme Jakarta -- Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus ada indikasi donasi yang digalang lembaga kemanusiaan justru diselewengkan untuk pendanaan terorisme. Penggalangan dana juga dilakukan melalui media sosial. Koordinator Riset .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....