go green
Recent Issues

Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar 1.200 Meter

Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar 1.200 Meter

25 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan satu kali guguran lava pijar pada Kamis (15/5) dengan jarak luncur 1.200 meter.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resmi mengatakan satu kali guguran lava yang terpantau melalui CCTV sejak pukul 00:00-06:00 WIB itu mengarah ke hulu Kali Gendol.

Selain guguran lava, BPPTKG juga merekam tujuh kali gempa guguran dengan amplitudo 3-60 mm dengan durasi 20-120 detik.

Sementara itu, hasil pengamatan visual asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung bertiup lemah hingga sedang ke arah tenggara dengan suhu udara 16-18.2 derajat celcius, kelembapan udara 25-97 persen, dan tekanan udara 568.5-709 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. demikian Hanik Humaida.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....