go green
Recent Issues

Huawei Bersiap Rilis OS Hongmeng Pengganti Android

Huawei Bersiap Rilis OS Hongmeng Pengganti Android

14 Juni 2019, 09:00:34

Huawei menyebut pihaknya sedang mempersiapkan peluncuran sistem operasi ponsel buatannya sendiri, Hongmeng untuk menggantikan Android.

Wakil Presiden Urusan Publik dan Komunikasi Huawei Andrew Williamson membenarkan sistem operasi Hongmeng bakal segera diluncurkan. Meskipun belum diperkenalkan secara global, namun Hongmeng telah diuji coba kepada satu juta pengguna ponsel di China.
"Huawei sedang dalam proses meluncurkan pengganti [sistem operasi Android]," kata Williamson.
"Hal itu bukan sesuatu yang diinginkan Huawei, kami sangat senang menjadi bagian dari keluarga Android tetapi Hongmeng sedang diuji ke sebagian besar pengguna di China dan sudah dicoba lebih dari satu juta perangkat."

Mengutip Reuters, ponsel yang menggunakan sistem operasi Hongmeng dikabarkan bakal merambah pasar ke sembilan negara termasuk di benua Eropa seperti Peru, Kamboja, Kanada, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Huawei diketahui akan mendaftarkan hak paten Hongmeng setelah AS memasukkan China ke dalam daftar hitam ekspor perdagangan AS.
Kendati Huawei tengah menyiapkan sistem operasi sendiri, Google manyatakan akan tetap memberikan dukungan pada Google Play Store dan Play Protect untuk pengguna perangkat Huawei dan Honor.

Beberapa waktu lalu Departemen Perdagangan AS melunak dan memberikan lisensi sementara selama 90 hari yang berlaku hingga 19 Agustus 2019 untuk Huawei. Dengan begitu, perusahaan asal China ini masih bisa memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak (software) dan keamanan untuk pengguna perangkatnya.
Izin ini sekaligus memperbolehkan Huawei untuk bekerja sama dengan perusahaan AS untuk menyediakan dukungan layanan. Lisensi sementara ini juga memberikan `angin segar` bagi mitra Huawei yakni Google, Intel, Qualcomm, dan perusahaan AS lainnya untuk tetap bisa bekerja sama.

Keputusan Huawei untuk memperkenalkan sistem operasi baru terkait dengan tensi perang dagang antara China dan Amerika Serikat. Pemerintah AS sebelumnya mengatakan telah bertemu dengan sejumlah pejabat di Eropa untuk memperingatkan agar tidak membeli dan menggunakan perangkat Huawei untuk jaringan seluler.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

10 Oktober 2019, 08:24:34

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya. Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri. "Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI
14 Oktober 2019, 09:00:00

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI Jakarta -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS) bernama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) berencana menggelontorkan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 .....

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G
14 Oktober 2019, 09:00:00

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G

HuaweiIndonesia menyatakan sampai saat ini masih ada kesenjangan antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan perkembangan konektivitas 5G. Alhasil, Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjanjikan .....