go green
Recent Issues

PBB: Korban Perang Suriah Melonjak Jadi 60 Ribu

PBB: Korban Perang Suriah Melonjak Jadi 60 Ribu

03 Januari 2013, 11:06:13

Wahyu Dwi Anggoro
Kamis, 03 Januari 2013 09:32 wib

Foto : Navi Pillay (Guardian)
DAMASKUS – Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengumumkan jumlah korban erang Suriah telah mencapai 60 ribu jiwa. Sebelumnya utusan PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi, menyatakan jumlah korban tewas dapat mencapai 100 ribu jiwa di tahun ini apabila perang tidak juga dapat diakhiri.

Jumlah yang dikeluarkan PBB pada Rabu (2/1/2013) kemarin itu berbeda jauh dari perkiraan pihak oposisi yang sebelumnya mengklaim korban jiwa di Suriah ada di kisaran 46 ribu. PBB sendiri mengaku sudah mengumpulkan informasi jumlah korban dari berbagai sumber yang berada di Suriah.

“Jumlah korban jiwa jauh lebih tinggi dari pada yang kami perkirakan sebelumnya, kami menemukan korban tewas akibta perang di Suriah telah mencapai 60 ribu jiwa di awal tahun ini,” ujar Ketua Komisi HAM PBB Navi Pillay.

Pillay menambahkan, data yang diterimanya menunjukkan jumlah korban tewas di Suriah bertambah sejumlah 5 ribu jiwa tiap bulannya. “Korban tewas bisa saja dihindari apabila pemerintah Suriah tidak menekan aksi protes warganya dengan cara represif,” terang perempuan asal Afrika Selatan itu.

Konflik di suriah sebenarnya berawal dengan aksi damai yang dilakukan warganya yang menuntut perubahan kondisi politik di Suriah yang selama ini dijalankan secara diktator oleh rezim Bashar al-Assad. Aksi damai tersebut merupakan salah satu bagian dari gerakan Arab Spring yang melanda kawasan Arab pada tahun 2010-2011 silam.

Namun rezim Assad membalas aksi protes itu dengan cara kekerasan, membuat pihak oposisi yang tadinya melakukan aksi damai kini mengangkat senjata untuk menjatuhkan rezim Assad secara paksa. Sejak dimulainya konflik pada Maret 2011 lalu, belum ada tanda-tanda 2 pihak yang berseteru itu mau bersepakat untuk berdamai.

Saat ini pihak rezim Assad seringkali melakukan serangkan kepada warga sipil Suriah sebagai hukuman atas dukungan mereka kepada pihak oposisi, seperti diberitakan The Daily Star, Kamis (3/1/2013).

Hari Rabu kemarin, Pesawat tempur Suriah menyerang satu pom bensin di pinggiran Kota Damaskus yang sedang dipenuhi warga yang sedang mengisi bahan bakar. Serangan itu menyebabkan pom bensin itu meledak, membuat sekitar 30 warga yang ada di sana tewas seketika.
(AUL)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Diklat Guru PAUD Tentang RPPH Satu Halaman Diklat Guru PAUD Tentang RPPH Satu Halaman

19 Februari 2020, 06:38:12

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Surabaya bekerjasama Program Studi PG PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) – FKIP Universitas Narotama menyelenggarakan kegiatan “Pendidikan dan Latihan (Diklat) Guru PAUD Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) Satu Halaman” pada hari Sabtu (15/2/2020) di Conference Hall Universitas Narotama. Narasumber terdiri atas Novfitri Kurniawati, ST, M.Pd (Praktisi, Guru/Dosen PAUD) dan Bagus Sumantri, S.Si (Guru PAUD, Sekretaris ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bapeten Pastikan Zat Radioaktif di Tangsel Bukan Nuklir Bocor
19 Februari 2020, 09:00:00

Bapeten Pastikan Zat Radioaktif di Tangsel Bukan Nuklir Bocor Jakarta -- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan paparan radiasi zat radioaktif yang ditemukan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan bukan disebabkan kebocoran fasilitas milik Badan Tenaga Nuklir Nasional .....