go green
Recent Issues

Pertamina Pastikan Setop Impor Solar dan Avtur Tahun Ini

Pertamina Pastikan Setop Impor Solar dan Avtur Tahun Ini

23 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- PT Pertamina (Persero) memastikan telah menghentikan impor Solar dan avtur untuk tahun 2019.

Sebelumnya, pemerintah mengaku akan menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur dan Solar mulai Mei 2019. Hal itu dilakukan untuk memperbaiki kinerja neraca dagang.

"(Penyetopan impor) untuk tahun ini. Untuk tahun depan, kami lihat tahun depan bisnis tahun depan seperti apa," ujar Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas ud Khamid di sela di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (14/5).

Mas ud mengungkapkan kebutuhan Solar dalam negeri, baik untuk kebutuhan transportasi maupun industri, berkisar 27 juta hingga 30 juta kiloliter (kl) setiap tahunnya.

Saat ini, sejumlah kilang perseroan telah mampu memproduksi Solar sesuai kebutuhan dengan menyerap pasokan minyak mentah dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S). Beberapa di antaranya Kilang Cilacap dan Kilang Balikpapan.

Selain itu, pemerintah juga telah menjalankan mandatori campuran biodiesel sebesar 20 persen yang bisa mensubstitusi sekitar 6,2 juta juta kiloliter (kl) kebutuhan Solar untuk tahun ini.

Adapun stok Solar Pertamina per 10 Mei mencapai 1,98 juta kl atau cukup untuk kebutuhan 26 hari.

Sementara, untuk avtur, perseroan telah memenuhi kebutuhan avtur dalam negeri sejak beberapa bulan terakhir. Produksinya utamanya di Kilang Balongan dan Kilang Cilacap.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan Pertamina mampu memproduksi avtur di dalam negeri karena konsumsi minyak tanah yang berkurang akibat konversi ke LPG.

"Minyak tanah itu spesifikasinya dekat dengan avtur. Jadi pengolahan dioptimalkan untuk memproduksi avtur sesuai kebutuhan," ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, rata-rata konsumsi harian avtur mencapai 13.414 kl. Per 10 Mei 2019, stok avtur tercatat sebesar 615.512 kl atau setara dengan stok 48 hari.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan Fakultas Ilmu Komputer UNNAR Selenggarakan Lokakarya Manajemen Jaringan

15 Agustus 2019, 02:42:08

Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Belajar Mikrotik yang menyediakan sarana praktek berupa perangkat Mikrotik menyelenggarakan lokakarya "Network Management" di laboratorium FIK, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dengan instruktur Benediktus Anindito, S.Kom, M.MT (dosen FIK bidang keahlian jaringan komputer) yang didukung pula oleh Axelbit dan Kelompok Linux Arek Surabaya (KLAS). Lokakarya ini digelar sekaligus sebagai tindak lanjut dari ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin
18 Agustus 2019, 09:00:56

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin Jakarta -- Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan standar pembayaran menggunakan kode unik dari bank sentral nasional bertajuk QR CodeIndonesia Standard (QRIS) mulai Sabtu (17/8) ini. Standar QR ini memungkinkan pembayaran .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....