go green
Recent Issues

KPK Eksekusi 10 Eks Anggota DPRD Malang Kasus Suap APBD-P

KPK Eksekusi 10 Eks Anggota DPRD Malang Kasus Suap APBD-P

01 Mei 2019, 09:00:02

Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi 10 mantan anggota DPRD Kota Malang yang merupakan terpidana perkara suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015

"Eksekusi dilakukan ke Lapas Porong terhadap para terpidana yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Kota Malang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (27/4).

Terdapat sembilan terpidana yang dieksekusi ke Lapas Porong pada Rabu (24/4), yaitu Arif Hermanto, Teguh Mulyono, Choirul Amri, Suparno, Harun Prasojo, Choirul Anwar, Mulyanto, Teguh Puji, dan Soni Budiarto. Sedangkan satu terpidana lainnya dieksekusi ke Lapas Wanita Malang pada Kamis (25/4), yakni Erni Farida.

"Mereka menjalankan masa hukuman sesuai putusan masing-masing yang telah berkekuatan hukum tetap," ucap Febri.

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya pada Kamis (4/4) memvonis 10 orang tersebut dengan hukuman penjara empat tahun.

"Hal yang memberatkan adalah tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi, serta merusak marwah dan citra DPRD Kota Malang," kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya Cokorda Gede Arthana saat membacakan amar putusan.

Dalam amar putusan, Mulyanto divonis empat tahun dan enam bulan, sedangkan Soni Budiarto dan Teguh Puji masing-masing diganjar empat tahun dan dua bulan penjara.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan itu, ketiga terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta subsider satu bulan penjara.

Sidang yang berlangsung terbuka ini digelar dua kali di ruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya dengan mendakwa sepuluh orang, yang dilakukan secara bertahap, dengan masing-masing memvonis lima orang.

Sementara tujuh terdakwa lainnya, Arief Hermanto, Choirul Anwar, Suparno, Erni Farida, Teguh Mulyono, Choirul Amri, dan Harun Prasojo masing-masing divonis empat tahun satu bulan penjara.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....