go green
Recent Issues

Jumlah Penumpang Pesawat H+5 Lebaran Merosot 30,95 Persen

Jumlah Penumpang Pesawat H+5 Lebaran Merosot 30,95 Persen

13 Juni 2019, 09:00:02

Jakarta -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat total penumpang pesawat rute domestik sejak H-7 sampai H+5 Lebaran tahun ini menurun 30,95 persen dibanding periode yang sama pada 2018 lalu.

Ketua Posko Harian Kementerian Perhubungan Popik Montanasyah memaparkan total penumpang yang diangkut hanya 2.913.945 orang pada tujuh hari sebelum Lebaran sampai lima hari setelah Lebaran pada 2019. Padahal, pada momen yang sama tahun lalu jumlahnya mencapai 4.219.786 orang.

"Ini berdasarkan pantauan di 36 bandara sampai pukul 14.00 WIB," ucap Popik, Selasa (11/6).

Penurunan penumpang itu, katanya, sejalan dengan merosotnya jumlah pesawat yang berangkat saat momen mudik hingga arus balik. Catatan Kemenhub memperlihatkan jumlah pesawat yang berangkat hanya 24.339 unit, turun 23,36 persen dari sebelumnya 31.756 unit.

Hal yang sama juga terjadi pada penerbangan dan penumpang internasional. Popik menuturkan jumlah penerbangan luar negeri dari H-7 sampai H+5 melorot 5,93 persen dari 4.067 unit menjadi 3.826 unit.

"Dari pantauan di tujuh bandara total penumpang yang diangkut sebanyak 649.395 unit, terjadi penurunan sebesar 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya," terang dia.

Jika penerbangan domestik dan internasional digabung, maka jumlah penumpang pesawat turun 27,61 persen dari 4.922.610 menjadi 3.563.340. Sementara, penerbangan turun 21,38 persen menjadi 28.165 dari sebelumnya yang mencapai 35.823.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Posko Harian Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Dwi Afriyanto menyatakan penurunan penumpang dan penerbangan pesawat dipengaruhi oleh fenomena harga tiket yang mahal. Masyarakat pun beralih ke moda transportasi lain.

"Kemungkinan bisa jadi karena tiket, lalu infrastruktur, mereka mungkin mengalihkan ke transportasi lain dengan adanya Trans Jawa. Mereka pilih angkutan darat," papar Dwi.

Namun, Dwi belum bisa memastikan bahwa penurunan ini akan berlanjut atau tidak sampai musim arus balik selesai. Ia juga enggan memprediksi kemungkinan penurunan bisa mencapai lebih dari 50 persen.

"Kami belum tahu, kan masih ada 70 persen yang belum kembali. Bisa jadi justru nanti ada lonjakan di situ, tapi memang sampai hari ini masih turun," pungkas dia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu MABA 2019 Pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu MABA 2019

22 Oktober 2019, 04:33:21

Karakter kepemimpinan di tingkat mahasiswa sangat penting. Bukan hanya bagi individu (pribadi), namun juga dalam tataran organisasi supaya prestasi yang pernah dicapai semakin meningkat ketika terjadi alih generasi kepemimpinan. Untuk mencapai hal tersebut, Universitas Narotama (UNNAR) mengadakan pendampingan Pengkaderan Bidang Ilmu (PBI) untuk mahasiswa baru (Maba) 2019. Acara pengkaderan dengan tema Out Bound Bela Negara tersebut dilaksanakan selama tiga hari, 18 ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Bisnis Gojek Disebut Baik-baik Saja Tanpa Nadiem Makarim
22 Oktober 2019, 09:00:18

Bisnis Gojek Disebut Baik-baik Saja Tanpa Nadiem Makarim

Managing partner sekaligus pendiri Ideosource, Edward Ismawan Chamdani mengatakan keputusan Nadiem Makarimuntuk hengkang tak menjadi masalah bagi keberlangsungan bisnis Gojek. Menurut Edward, bergabungnya Nadiem ke dalam Kabinet Kerja Jokowi Jilid .....