go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Kejagung: Jaksa "Koboi" Gunakan Pistol Korek Api

  Kejagung: Jaksa

04 September 2013, 12:01:02

Rizka Diputra - Okezone

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons cepat aksi “koboi” oknum Jaksa Kejaksaan Negeri Tigaraksa, Tangerang, yang menodong petugas SPBU 3415317, di Jalan Rawa Mekar, Ciater, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dengan senjata api pada Senin 2 September 2013.

Oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejari Tigaraksa yang diketahui berinisial MP itu hingga saat ini masih diperiksa intensif di internal pengawasan Kejaksaan.

"Pagi ini sedang ditangani oleh internal bidang pengawasan untuk mengklarifikasi kepada yang bersangkutan terkait kejadian tersebut. Kita tunggu saja perkembangan hasilnya," ujar Kapuspenkum Kejagung Setia Untung Arimuladi dalam keterangannya, Rabu (4/9/2013).

Dijelaskan Untung, yang bersangkutan sebenarnya tidak membawa senjata api sebagaimana yang ramai diwartakan media massa. Namun, MP hanya membawa korek api yang bentuknya seperti senpi sungguhan.

"Berdasarkan laporan yang diterima dari Kajari Tigaraksa pagi ini bahwa Jaksa MP tidak membawa senjata api, tapi mancis (korek api yang berbentuk pistol)," terang Untung.

Aksi koboi itu bermula saat istri M, yang berinisial L, mengendarai mobil Toyota Rush dengan nomor polisi B 482 UCI dan ingin mengisi bahan bakar di SPBU tersebut sekira pukul 14.00 WIB, namun masuk dari pintu yang salah.

Pengelola SPBU, Leo Budi, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, petugas sempat memberi tahu yang bersangkutan namun tidak digubris.

Tak lama kemudian, L menelefon suaminya, M, yang merupakan jaksa di Kejari Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Suaminya lalu datang dan marah-marah sambil mencari karyawan saya yang meminta L masuk melalui pintu masuk. Bahkan, ia membawa dan menunjukkan pistol di hadapan karyawan hingga satu karyawan perempuan saya pingsan,” ungkap Leo.

Peristiwa ini, kata Leo, tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya M pernah melakukan hal yang sama, namun sudah cukup lama di SPBU yang dikelolanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Ipda Soemiran mengatakan, dirinya sudah memeriksa saksi-saksi dalam kejadian ini. “Ada dua karyawan SPBU yang sudah dimintai keterangan,” ungkapnya.

Soemiran mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Diakuinya hingga saat ini polisi belum bisa memanggil M dan istrinya karena masih memintai keterangan di lapangan.

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona
19 Maret 2020, 09:00:01

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona Jakarta, Yamaha, KTM Group, dan Ducati mengumumkan produksi ditangguhkan sementara menyikapi wabah corona (Covid-19) yang terus meluas di benua biru. Yamaha Motor Eropa menyebutkan fasilitas produksi yang terdampak yaitu pabrik mesin .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....