go green
Recent Issues

Membawa Sabu, Polisi Tangkap 2 Pengungsi Myanmar di Medan

Membawa Sabu, Polisi Tangkap 2 Pengungsi Myanmar di Medan

20 Agustus 2019, 09:00:00

Jakarta -- Tim Pegasus Polsek Medan Baru menangkap dua orang pengungsi Myanmar yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka ditangkap pada Jumat (16/8).

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengatakan bahwa kedua pengungsi dari Myanmar tersebut berinisial MSA (31) menetap di Jalan Flamboyan Raya Tanjung Selamat Medan dan SF (27) menetap di Hotel Pelangi, Jalan Jamin Ginting.

"Keduanya ditangkap di Jalan Jamin Ginting, Kamis kemarin karena kedapatan membawa sabu," kata Martuasah, Jumat (16/8).

Martuasah menjelaskan penangkapan keduanya berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan ada dua orang pria menaiki sepeda motor warna merah membeli narkoba jenis sabu-sabu. Transaksi dilakukan di Jalan Namau Gajah, Medan.

"Kemudian tim Pegasus langsung mengikuti kedua pelaku. Sampai di Jalan Jamin Ginting Simpang Selayang, petugas menggeledah kedua pria itu," urainya.

Pada saat penggeledahan, lanjutnya, SF langsung membuang satu plastik kecil warna putih dan merah yang berisikan sabu-sabu.

"Dari keduanya petugas menyita barang bukti berupa 1 plastik kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 0.20 gram serta kaca pirex dan jarum suntik," terangnya.

Dari pengakuan kedua pelaku kepada penyidik, barang ilegal tersebut baru saja dibeli di Namau Gajah dari seorang laki-laki seharga Rp100 ribu. Rencananya sabu-sabu tersebut mau dipakai bersama-sama di Hotel Pelangi Jalan HM Ginting.

"Saat ini kedua tersangka ditahan di Polsek Medan Baru guna dimintai keterangan," pungkasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan Keterbatasan Tak Halangi Perjalanan Firdaus Menyelesaikan Perkuliahan

21 September 2019, 04:29:13

Keterbatasan tidak seharusnya menjadi halangan seseorang untuk berprestasi. Hal itu dibuktikan oleh Firdaus Hassan, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR). Sejak kecil, Firdaus memiliki sebuah keterbatasan yaitu tidak dapat mendengar dengan sempurna (tuna rungu). Meski begitu, Firdaus tidak pernah bersekolah di Sekolah Luar Biasa, melainkan selalu bersekolah di sekolah reguler. Dengan keterbatasannya, Firdaus berusaha untuk bisa memahami pembelajaran dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

OJK Sebut Fintech Perencana dan Agregator Paling Beri Manfaat
21 September 2019, 09:00:00

OJK Sebut Fintech Perencana dan Agregator Paling Beri Manfaat Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi dua dari 15 klaster perusahaan teknologi finansial (financial technology/fintech) yang paling memberi manfaat ialah segmen perencana keuangan (financial planner) dan agregator keuangan (financial .....

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data
20 September 2019, 09:00:00

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Manajer Kampanye Kebijakan untuk FacebookIndonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data. "Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati .....