go green
Recent Issues

Penukaran Uang BI Mencapai Rp40,6 Triliun dalam Empat Hari

Penukaran Uang BI Mencapai Rp40,6 Triliun dalam Empat Hari

27 Mei 2019, 09:00:00

Jakarta -- Bank Indonesia (BI) melaporkan transaksi penukaran uangtercatat sudah mencapai Rp40,6 triliun dalam kurun waktu empat hari, sejak jasa penukaran uang dibuka pada Senin (13/5) hingga Kamis (16/5) hari ini.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan angka ini mengambil porsi 18,7 persen dari total kebutuhan uang yang disediakan BI sebesar Rp217,1 triliun. Ia mengatakan masyarakat cukup antusias melakukan penukaran uang, meski Tunjangan Hari Raya (THR) belum cair.

"Jadi di hari ke-11 Ramadan ini sudah ada Rp40,6 triliun transaksi penukaran uang," jelas Rosmaya, Kamis (16/5).

Saking tingginya animo masyarakat, BI telah menambah lima titik penukaran uang. Dengan demikian, total titik penukaran uang yang tadinya berjumlah 2.895 titik kini menjadi 2.900 titik.

Titik penukaran uang telah ditambah di dekat rest area dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada jalur yang dilewati arus mudik. Tidak hanya menukar uang, masyarakat juga bisa melakukan pengisian ulang (top up) saldo uang elektronik.

"Selain itu kami juga menyediakan edukasi mengenai ciri-ciri keaslian uang di sana," tambah dia.

Rosmaya kembali mengingatkan bahwa penukaran uang maksimal berjumlah Rp3,9 juta. Uang pecahan kecil sebanyak itu bisa didapatkan dalam bentuk paket atau bisa dikombinasikan sesuai keinginan masyarakat.

Jika ingin memilih paket, maka masyarakat akan mendapatkan pecahan Rp20 ribu sebanyak Rp2 juta, pecahan Rp10 ribu sebanyak Rp1 juta, pecahan Rp5 ribu sebanyak Rp500 ribu, dan pecahan Rp2 ribu sebanyak Rp400 ribu.

"Masyarakat silakan pergunakan layanan ini dengan baik," imbuh Rosmaya.

Sebelumnya, BI meramal kebutuhan uang kartal selama masa Idul Fitri kali ini mencapai Rp217,1 triliun, atau meningkat 13,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai Rp191,3 triliun. Dari jumlah tersebut, kebutuhan uang kartal di Jabodetabek mencapai Rp51,5 triliun atau 23,7 persen dari total kebutuhan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....