go green
Recent Issues

Densus 88 Kembali Bekuk Terduga Teroris JAD di Bekasi

Densus 88 Kembali Bekuk Terduga Teroris JAD di Bekasi

18 Mei 2019, 09:00:04

Jakarta -- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali meringkus anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Penangkapan dilakukan usai sebelumnya polisi mengamankan sejumlah bahan peledak di tokohandphone Bekasi, beberapa hari lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan penangkapan terduga teroris tersebut dilakukan dengan upaya paksa. Namun, ia masih belum merinci identitas terduga teroris serta lokasi penangkapan.

"Hari ini ada upaya paksa penangkapan terhadap dugaan pelaku terorisme dan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok JAD Bekasi yang dipimpin oleh EY," tutur Dedi di Mabes Polri, Jumat (10/5).

Selain itu, dikatakan Dedi, Densus 88 masih memburu belasan terduga teroris yang juga tergabung dalam kelompok JAD Bekasi itu. Ia mengungkapkan terduga teroris yang masih diburu itu memiliki kemampuan merakit bom. Pengejaran tersebut, sambungnya, dilakukan di wilayah Bekasi, Jawa Barat dan sekitarnya.

"Masih ada beberapa orang yang boleh dikatakan cukup berbahaya," ucap Dedi.

Dedi menjelaskan kelompok JAD Bekasi memiliki insting dan naluri yang kuat. Jika kelompok itu melihat pemberitaan di televisi perihal penangkapan sejumlah orang, maka mereka sudah bersiap untuk melarikan diri.

Selain itu, dikatakan Dedi, kelompok tersebut juga telah mempersiapkan pertahanan diri saat akan dilakukan penangkapan.

"Sama dengan penangkapan yang di Bandung, yang menyebabkan anggota jadi korban, sama seperti di Sibolga, ketika ditangkap, mereka sudah siap, mereka masang ranjau bom," ujarnya.

Belajar dari dua peristiwa itu, Dedi menyampaikan Densus 88 perlu memperhitungkan secara matang dalam rangka upaya penangkapan terduga teroris itu. Lebih lanjut, Dedi mengatakan tim Densus 88 terus berupaya untuk menangkap seluruh anggota JAD Bekasi sebelum 22 Mei mendatang atau sebelum penetapan hasil Pemilu 2019.

Ini lantaran kelompok JAD Bekasi menargetkan melakukan pada 22 Mei. Mereka menganggap akan ada aksi yang melibatkan jumlah massa yang besar saat itu.

"Ini dalam rangka memitigasi rencana aksi terorisme menjelang tanggal 22 Mei nanti yang akan dilakukan kelompok JAD Bekasi," kata Dedi.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris jaringan JAD Lampung selama tiga hari. Delapan terduga teroris ini ditangkap di daerah yang berbeda yaitu Bitung, Tegal, dan Bekasi, pada Kamis (2/5), Sabtu (4/5), dan Minggu (5/5).

Penangkapan terduga teroris yang dilakukan pada hari Sabtu (4/5) dan Minggu (5/5) berawal dari penangkapan dua tersangka di Bitung, Sulawesi Utara, yakni RH dan M, pada Kamis (2/5). Terduga RH dan M ditangkap pada saat ingin naik kapal dari Bitung menuju Poso.

Pada Sabtu (4/5), Densus 88 juga mengamankan tiga terduga teroris yakni SL (34) yang ditangkap di Babelan, Bekasi; AN (20) di Kecamatan Tambun Selatan; dan MC (28) ditangkap di Kecamatan Tegal Timur.

Lalu pada Minggu (5/5), Densus 88 menangkap tiga terduga teroris, yakni MI (32) yang ditangkap di Perumahan Jaka Kencana, Bekasi; IF (19) ditangkap di Jalan Dr Ratna Jati Bening, Bekasi; dan T (25) ditangkap di Jalan Cluster The California, Bekasi. T terpaksa ditembak karena melempar bom ke arah Densus 88.

Kemudian, pada Rabu (8/5), Densus 88 menangkap EY yang diketahui merupakan amir dari JAD Bekasi. Selain itu, Densus menangkap YM alias Kautsar yang diketahui merupakan anak buah dari EY.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama ITN Malang Lakukan Studi Banding ke Universitas Narotama

22 Juni 2019, 06:30:07

Menindaklanjuti adanya Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Agreement/MoA) yang telah ditantangani pada 13 April 2019. Delegasi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. Kustamar, MT melakukan kunjungan studi banding ke Universitas Narotama (UNNAR), Sabtu (22/6/2019). Rombongan diterima langsung oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan jajaran struktural bertempat di Conference Hall Gedung C. Rektor UNNAR ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kecam Sanksi Baru, Iran Sebut Sulit Dialog dengan AS
25 Juni 2019, 09:00:51

Kecam Sanksi Baru, Iran Sebut Sulit Dialog dengan AS Iran mengecam sanksi baru yang diterapkan Amerika Serikat, terutama karena kali ini menargetkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Mereka menganggap Negeri Paman Sam tidak memiliki rasa hormat terhadap hukum internasional. Duta .....

Ribuan Karyawan KAI Ancam Mogok Kerja
25 Juni 2019, 09:00:09

Ribuan Karyawan KAI Ancam Mogok Kerja Palembang -- Ribuan karyawan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengancam bakal mogok kerja. Mereka mendesak direksi mencabut peraturan terkait pernikahan antarpegawai yang dinilai melanggar hak asasi manusia. Serikat Pekerja Kereta .....

Tantang Snapdragon 730, Huawei Hadirkan Kirin 810
25 Juni 2019, 09:00:09

Tantang Snapdragon 730, Huawei Hadirkan Kirin 810 Bersamaan dengan kehadiran ponsel Nova 5, Huaweimemperkenalkan chip smartphone menengah anyar dengan nama Kirin 810. Keistimewaannya adalah, Kirin 710 adalah satu-satunya prosesor di segmen middle dengan proses manufaktur 7nm. SoC Kirin .....