go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Aktris Nanie Darham Ditangkap Polisi Gara-gara Kokain

Aktris Nanie Darham Ditangkap Polisi Gara-gara Kokain

15 Februari 2020, 09:00:08

Jakarta -- Aktris Nanie Darham ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya lantaran diduga terlibat kasus peredaran kokain.

"Nanie Darham ini aktris film Air Terjun Pengantin ," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (10/2) seperti dilansir Antara.

Nanie bersama dua lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka pengguna dan pengedar narkotika jenis kokain.

Yusri menyebut proses pengungkapan kasus berasal dari aduan masyarakat terkait aktivitas pengedaran narkoba.

"Berawal dari informasi dan penyelidikan selama 1 bulan bahwa ada bandar yang memang sering mengedarkan narkoba jenis kokain ini," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya.

Selanjutnya, polisi meringkus JA dan WED di lobby apartemen di kawasan Kuningan, Minggu (2/2). Yusri menyebut WED merupakan seorang pengacara.

Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti yakni 14,86 gram kokain. Masih di hari yang sama, polisi menggeledah kediaman kedua tersangka di Bekasi dan Jakarta Selatan, dan menemukan 8,12 gram kokain dan 9 butir narkotika happy five.

Berdasarkan penuturan JA, narkotika jenis kokain tersebut dibeli dari Nanie Darham (NAD). Polisi kemudian meringkus NAD di lobi apartemen kawasan Setiabudi, Selasa (4/2).

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti 0,88 gram sabu. Dalam pemeriksaan NAD mengaku mendapat narkotika jenis kokain tersebut dari luar negeri.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Marpaung mengaku sudah mengantongi identitas bandar narkoba dari luar negeri tersebut, namun belum bisa disampaikan karena masih dalam proses pengembangan kasus.

"Tim masih bergerak karena diduga bandarnya datang dan pergi ke Indonesia dalam waktu tertentu sehingga sulit tahu jadwal ke indonesia, tapi identitas sudah dikantongi," ujar Sapta.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama

04 April 2020, 08:41:59

Universitas Narotama kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus pada hari Rabu (1/4/2020). Bahkan untuk penyemprotan disinfektan yang kedua ini, Pemkot Surabaya turut membantu dengan mobil khusus penyemprot terutama area yang berada di luar ruang gedung. Penyemprotan disinfektan yang pertama dilakukan di lingkungan kampus Universitas Narotama pada hari Jumat (20/3/2020). Semua ruangan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Transvision Xstream Tawarkan Internet 600GB
06 April 2020, 09:00:40

Transvision Xstream Tawarkan Internet 600GB JakartaTransvision Xstream menghadirkan tayangan lengkap dengan kuota internet sebesar 600GB dari Smartfren. Paket tersebut diperuntukkan bagi pelanggan Transvision agar nggak mati gaya dan tetap update meski di rumah. Apalagi saat .....