go green
Recent Issues

Kivlan Zen Resmi Dijebloskan ke Rutan Militer Guntur

Kivlan Zen Resmi Dijebloskan ke Rutan Militer Guntur

10 Juni 2019, 09:00:16

Jakarta -- Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen resmi ditahan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat, setelah menjalani proses pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 28 jam.

Berdasarkan reportase Antara, Kivlan yang mengenakan kemeja biru, keluar dengan dikawal petugas kepolisian Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya hari Kamis pada pukul 20:00 WIB.

Tanpa melontarkan sepatah katapun, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ini hanya melambaikan tangannya ke arah awak media yang sudah menunggu Kivlan sejak masuk ke ruang pemeriksaan Rabu (29/5) pukul 16:00 WIB.

Kendati terus disapa oleh awak media, Kivlan terus dikawal oleh petugas masuk ke mobil penyidik Jatanras Polda Metro Jaya.

Dari informasi yang beredar, Kivlan akan diamankan di Rutan POM DAM Jaya Guntur, Jakarta Pusat.

Keluarga dari purnawirawan berpangkat terakhir Mayor Jenderal tersebut, juga dikabarkan sudah menunggu di lokasi penahanan Kivlan.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.

Polisi menjerat Kivlan dengan Undang-Undang Darurat pasal 1 ayat 1 Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api yang memiliki ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kivlan dijerat dengan undang-undang tersebut karena disangka memiliki dan menguasai senjata api yang terkait dengan enam orang tersangka yang berniat membunuh empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.

Mabes Polri sebelumnya telah menangkap enam orang yang diduga berencana melakukan pembunuhan pada empat tokoh nasional yakni Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Polhukam Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Keenam tersangka tersebut disebut-sebut menunggangi kerusuhan 22 Mei untuk melakukan aksinya. Polisi mengungkapkan, kelompok ini dipimpin HK dan beranggotakan IR, TJ, AZ, AD dan AF.

Mereka memiliki peran berbeda mulai dari mencari penjual senjata api hingga mencari eksekutor. Keenamnya kini sudah ditahan polisi.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia

22 Juli 2019, 06:13:02

Program Studi Sistem Informasi– Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) yang berkonsentrasi pada pengembangan solusi bisnis memandang perlu melakukan kerjasama dalam pengembangan Odoo. Kerjasama ini dijalin dengan Komunitas Odoo Indonesia yang diwakili oleh Agung Hario, S.Kom, praktisi dalam bidang pengembangan Enterprise Resources Planning (ERP) dengan framework Odoo. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan pengenalan Odoo yang dipimpin oleh Kaprodi Sistem Informasi, Immah ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dua Pembobol Kantor Partai Berkarya Dibekuk
22 Juli 2019, 09:00:03

Dua Pembobol Kantor Partai Berkarya Dibekuk Surabaya -- Polisi meringkus dua orang yang diduga melakukan pembobolan dan pencurian kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai BerkaryaKota Surabaya, di Jalan Kutisari, Surabaya. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tenggilis Mejoyo .....

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka Sampai 9 Agustus 2019
22 Juli 2019, 09:00:03

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka Sampai 9 Agustus 2019 Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran beasiswa unggulan Kemendikbud mulai 17 Juli hingga 9 Agustus 2019. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud, Suharti mengatakan beasiswa .....

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi
22 Juli 2019, 09:00:03

OJK Sebut 46 Fintech Masuk Uji Izin Operasi Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses 46 perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk masuk uji regulatory sandbox dalam rangka pemberian izin operasi. Sejumlah perusahaan fintech ini berasal dari berbagai .....