go green
Recent Issues

China Tangkap Komplotan Pemalsu Vaksin Corona

China Tangkap Komplotan Pemalsu Vaksin Corona

20 Februari 2021, 09:00:00

Jakarta -- China menangkap komplotan sindikat pemalsu vaksin corona dengan omzet miliaran rupiah.

Seperti dikutip dari Reuters, pihak berwenang telah menangkap 70 tersangka dalam 21 kasus. Kantor berita Xinhua pada Senin (15/2) melaporkan bahwa sebagian besar kasus itu muncul pada tahap awal peluncuran vaksin.

Satu kelompok tersangka mendapat untung sekitar 18 juta yuan atau sekitar Rp38 miliar.

Mereka mengemas larutan garam atau air mineral dalam 58 ribu dosis vaksin palsu. Aparat telah menangkap otak pelaku yang diidentifikasi dengan nama belakang Kong pada Desember lalu.

Menurut Financial Review, komplotan tersebut mengirim 600 botol vaksin palsu ke Hong Kong pada November, lalu dijual ke luar negeri. Namun tidak disebutkan ke negara mana mereka mengirim.

Sebanyak 1.400 vaksin palsu lainnya disimpan di Hong Kong dan China selatan. Hingga Desember tahun lalu, lebih dari 200 orang telah divaksinasi dengan 500 dosis vaksin palsu.

Dalam kasus lain, aparat menemukan vaksin palsu dijual dengan harga tinggi. "Termasuk dalam skema inokulasi darurat di rumah sakit, atau diselundupkan ke luar negeri," tulis Xinhua.

Kejaksaan Agung China mendesak badan-badan regional untuk bekerja sama dengan polisi untuk bertindak cepat guna mencegah kejahatan semacam itu terjadi lagi.

China telah memberikan 40,52 juta dosis vaksin Covid-19 kepada kelompok-kelompok prioritas utama pada pekan lalu.

China sendiri dianggap telah berhasil mengendalikan pandemi virus corona dengan tindakan penguncian, pengujian dan pelacakan yang ketat.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM

16 April 2021, 17:05:30

Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama (UN) Surabaya menerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini berdasarkan surat Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor: 1575/E2/DM.00.01/2021 tanggal 15 April 2021 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Lima Program Studi (Prodi) tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek
13 April 2021, 09:00:00

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek Jakarta -- Presiden Joko Widodo cuma butuh waktu 10 hari untuk mendapat restu DPR RI melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jokowi mengajukan penghapusan Kemenristek .....

Apple Punya Kejutan Produk Baru 20 April
17 April 2021, 09:00:00

Apple Punya Kejutan Produk Baru 20 April Jakarta -- Apple dikabarkan hendak menggelar acara peluncuran besar di minggu depan. Hal ini diungkap oleh fitur komando suara besutan perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Siri. Gelaran tersebut belum diumumkan secara .....