go green
Recent Issues

Kemendikbud Dapat Anggaran Rp81,5 Triliun Pada 2021

Kemendikbud Dapat Anggaran Rp81,5 Triliun Pada 2021

24 Januari 2021, 09:00:00

Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendapat anggaran sebesar Rp81,5 triliun pada 2021. Anggaran yang ditetapkan itu 14,8 persen dari keseluruhan anggaran pendidikan nasional yang mencapai Rp550 triliun.

"Yang perlu kita lakukan hanya refocusing sehingga kegiatan-kegiatan kita lebih optimal," kata Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Naim dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (20/1).

Naim mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk beberapa program prioritas seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dengan sasaran 17,9 juta siswa, kartu Indonesia Pintar Kuliah 1,1 juta mahasiswa, dan 363.000 guru non-PNS.

Anggaran itu, secara lebih detail akan digunakan untuk kebutuhan operasional sebesar Rp20,86 triliun, gaji dan tunjangan sebesar Rp18,10 triliun, serta operasional dan pemeliharaan sebesar Rp2,76 triliun.

Untuk nonoperasional, Kemendikbud mengalokasikan anggaran sebesar Rp46,67 triliun. Anggaran ini akan diturunkan untuk membiayai pendanaan wajib Rp31,13 triliun, dan Rp15,54 triliun untuk prioritas lain, tata kelola, serta pengawasan.

Selain itu anggaran juga akan digunakan untuk RMP sebesar Rp92,572 miliar, Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp2,42 triliun, Badan Layanan Umum (BLU) Rp8,93 triliun, Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) Rp995,5 miliar dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp1,54 triliun.

Sebelumnya, Naim menyatakan bahwa serapan anggaran Kemendikbud pada 2020 mencapai 94,60 persen. Pada tahun tersebut, kemendikbud mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp4,98 triliun menjadi Rp70,72 triliun.

Meski demikian, dalam tahun tersebut, Kemendikbud juga mendapatkan sejumlah anggaran tambahan. Salah satunya adalah anggaran yang dialokasikan untuk tunjangan kuota internet, profesi guru, dan sertifikasi dosen.

"Juga ada tambahan untuk bantuan subsidi upah untuk tenaga pendidik dan kependidikan Rp2,9 triliun," kata Naim.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta LSP Universitas Narotama Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi 92 Peserta

04 Maret 2021, 09:11:33

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Narotama (UN) Surabaya telah melakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada 92 peserta uji. Kegiatan dengan melibatkan 12 asesor kompetensi ini dilaksanakan selama empat hari (Rabu – Sabtu), 24-27 Februari 2021 tempat di Plaza Gedung E Universitas Narotama. Uji sertifikasi kompetensi ini untuk membantu mahasiswa Universitas Narotama dalam memperoleh salah satu surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca
04 Maret 2021, 09:00:00

Korsel Selidiki Dua Kematian Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca Jakarta -- Otoritas kesehatan Korea Selatan melakukan penyelidikan terhadap dua warganya yang meninggal beberapa hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Keduanya diketahui dalam kondisi sehat ketika menerima suntikan vaksin. .....