go green
Recent Issues

Sudan Diserang, Hamas Sebut Israel Penjahat

Sudan Diserang, Hamas Sebut Israel Penjahat

27 Oktober 2012, 12:54:16

Aulia Akbar
Sabtu, 27 Oktober 2012 12:01 wib

Foto : Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh (IST)
GAZA - Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyeh mengecam serangan udara Israel ke wilayah Sudan. Haniyeh mengatakan, serangan itu adalah bukti bahwa Israel mendukung aksi teror di dunia ini.

"Kami mengecam tindakan teror ini. Serangan ke Sudan menunjukkan bahwa, Israel adalah negara yang jahat," ujar Haniyeh, seperti dikutip Ynet, Sabtu (27/10/2012).

Serangan empat pesawat tempur Israel ke fasilitas militer Sudan terjadi beberapa hari yang lalu dan menewaskan dua orang pekerja pabrik. Duta Besar Sudan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Daffa-Alla Elhag Ali Osman menentang serangan itu.

Osman mendesak PBB segera mengambil tindakan atas ulah Israel, karena serangan itu jelas melanggar kedaulatan Sudan. Negeri Yahudi itu bersikeras menyatakan, Sudan sudah dimanfaatkan sebagai negara rute penyelundupan senjata oleh kelompok teroris. Israel yakin, senjata dari Sudan dipasok untuk para pejuang Palestina di Perbatasan Gaza.

Pada Kamis lalu, Israel dengan terang-terangan menyebut Sudan sebagai negara teror yang sangat berbahaya. Israel pun menuduh Sudan menyembunyikan para pejuang Hamas di fasilitas militernya.

"Sudan adalah negara teroris yang berbahaya. Butuh waktu yang lama bagi kalian semua, untuk mengetahui apa yang terjadi di sana," ujar Penasihat Menteri Pertahanan Israel, Amos Gilad.

Menteri Informasi Sudan Ahmed Bilal Osman turut mengecam serangan itu. Bilal tidak memberikan detil mengenai bukti-bukti yang didapat atas serangan Israel ke negaranya, namun Bilal mengklaim, salah satu motif Israel menyerang negaranya adalah untuk memperlemah militer Sudan.(AUL)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan Julia Lastremschi, Influencer Moldova Kuliah di Universitas Narotama Demi Bangun Bisnis Masa Depan

10 Oktober 2019, 08:24:34

Kuliah ke luar negeri pilihan serius dan tidak bisa sekadar main-main. Paling tidak itu yang ditunjukkan Julia Lastremschi, mahasiswi asal Republik Moldova yang berkuliah di Universitas Narotama (UNNAR) demi membangun bisnis bagi masa depannya. Julia punya mimpi besar untuk membangun bisnis di masa depan dan mewujudkannya dengan memilih belajar manajemen dan marketing di luar negeri. "Aku selalu ingin belajar ke luar negeri. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI
14 Oktober 2019, 09:00:00

Investor AS Siap Tanamkan Investasi Rp1,4 T di RI Jakarta -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan perusahaan investasi swasta asal Amerika Serikat (AS) bernama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) berencana menggelontorkan dana sebesar US$100 juta atau setara Rp1,4 .....

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G
14 Oktober 2019, 09:00:00

Huawei Indonesia Janjikan Latih SDM Sebelum Terapkan 5G

HuaweiIndonesia menyatakan sampai saat ini masih ada kesenjangan antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia dan perkembangan konektivitas 5G. Alhasil, Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia, Mohammad Rosidi, menjanjikan .....