go green
Recent Issues

Turun Tahta sebagai Panglima TNI, Elektabilitas Gatot Nurmantyo Meroket untuk Pilpres 2019

Turun Tahta sebagai Panglima TNI, Elektabilitas Gatot Nurmantyo Meroket untuk Pilpres 2019

12 Desember 2017, 04:14:53

JAKARTA - Turun tahta dari jabatannya sebagai Panglima TNI, nama Gatot Nurmantyo‎ muncul dalam berbagai hasil survey. Beberapa hasil survey menyebut Gatot Nurmantyo memiliki elektabilitas yang cukup tinggi untuk maju di Pilpres 2019.

Hal itu juga diungkapkan Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting‎, Pangi Syarwi Chaniago. Menurut Pangi, Jenderal bintang empat tersebut berpotensi menjadi lawan politik Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Sebab, dalam beberapa bulan belakangan, Gatot memiliki manuver yang kontroversial‎ melalui statement-statementnya. Hal itu, kata Pangi, yang membuat Jokowi menjadi panik dengan manuver yang dilancarkan oleh Gatot.

‎"Jokowi nampak panik dengan manuver Gatot yang beliau jadikan isu kanan sebagai komoditas politik yang punya effect elektoral. Terbukti elektabilitas Gatot terus tumbuh selama menjadi panglima," kata Pangi saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (12/12/2017).

Pangi berpandangan, lengsernya Gatot sebagai Panglima TNI merupakan langkah Jokowi untuk mengantisipasi manuver yang berlebihan dari mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu.

"Jadi engga benar saya kira kalau Jokowi membesar Gatot, membiarkan Gator berselancar dengan isu dan opini publik sehingga berhasil mengambil ceruk pemilih potensial kanan," jelasnya.

Diketahui, Gatot resmi lengser sebagai Panglima TNI digantikan Hadi Tjahjanto pada 8 Desember 2017. Kata Pangi, pemberhentian Gatot sebagai orang nomor satu di tubuh TNI merupakan sesuatu yang janggal.

"Jokowi itu ngak suka matahari kembar, ‎maka Gatot dipecat. Gatot siapa bilang diberhentikan. Itu dipecat, kan maret masa pensiun beliau. Menggapa Desember sudah diberhentikan," tandasnya.‎

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama Universitas Narotama dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Menjalin Kerja Sama

21 Januari 2019, 08:52:23

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Universitas Narotama (UNNAR) dan Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya menjalin kerja sama yang diwujudkan dalam MoU (Memorandum of Understanding) dan MoA (Memorandum of Agreement). Penandatanganan MoU dan MoA dilakukan Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, MM dan Rektor UNIPA Surabaya Drs. Djoko Adi Walujo, ST, MM, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019
21 Januari 2019, 09:00:02

Surat Miskin Tak Lagi Dipakai di Penerimaan Siswa Baru 2019 Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan peraturan baru mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lewat Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru 2019. .....

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen
21 Januari 2019, 09:00:02

87 Perusahaan Pembiayaan Bisa Manfaatkan DP Nol Persen Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut 46 persen dari 188 perusahaan pembiayaan (multifinance) memiliki rasio pembiayaan macet (NonperformingFinance/NPF) kurang dari 1 persen. Berarti, sekitar 86-87 multifinance dapat .....