go green
Recent Issues

Polisi Tangkap Pemuda Tangsel Penyebar Hoaks Jokowi PKI

Polisi Tangkap Pemuda Tangsel Penyebar Hoaks Jokowi PKI

14 Mei 2019, 09:00:01

Jakarta -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka EY (25 tahun), Selasa (7/5) kemarin karena diduga telah menghina Presiden Joko Widodo sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

EY juga diduga terlibat menyebarkan sejumlah berita bohong melalui akun di media sosial (medsos) Facebook bernama Egiet Yusatanagi.

"Penindakan dilakukan setelah kami mendapatkan informasi beredarnya konten penghinaan terhadap presiden dan berita-berita bohong seperti berita yang menuduh bahwa Presiden Jokowi PKI," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, seperti mengutip Antara, Rabu (8/5).

Dedi menerangkan EY juga menyebar berita bohong tentang matinya saksi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena dibacok di PPK Amalatu.

"Konten-konten tersebut, tersangka unggah sendiri pada halaman akun media sosial Facebook dan Instagram miliknya," kata Dedi.

Dedi menyebut anak dari pemilik travel umroh dan money changer ini, diamankan di rumah orang tuanya di Tangerang Selatan.

Dari tangan pelaku, penyidik menyita barang bukti satu unit tab Samsung, satu unit handphone Redmi, satu unit handphone Asus, satu unit handphone merek Samsung warna putih, tangkapan layar dua buah akun Facebook dan tangkapan layar satu akun Instagram.

Dari hasil interogasi sementara, EY mendapatkan konten-konten tersebut dari portal berita maupun kiriman percakapan aplikasi WhatsApp yang kemudian diunggah ulang oleh EY di akun media sosialnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenai Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 207 KUHP.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....